Penangkapan Bupati Pekalongan oleh KPK
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Operasi tersebut dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan melibatkan sejumlah pihak lain selain sang bupati. Saat ini, para tersangka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh lembaga antirasuah tersebut.
Kabar penangkapan ini telah dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan oleh tim penyidik di wilayah Pekalongan. “Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati. Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi kepada wartawan.
Pada pagi hari ini, Fadia beserta sejumlah pihak lain yang turut diamankan tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK yang berlokasi di Jakarta Selatan. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, lembaga antirasuah tersebut belum memberikan keterangan resmi secara menyeluruh terkait detail operasi. Masih terdapat beberapa hal yang menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak KPK.
Saat ini, belum diketahui secara pasti siapa saja dan berapa banyak pihak yang turut terjaring dalam operasi tersebut bersama sang Bupati. Selain itu, detail konstruksi perkara mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi penangkapan ini juga belum diungkap ke publik. Sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal. Rencananya, begitu para pihak yang terjerat OTT tersebut tiba di Gedung KPK, tim penyidik akan langsung melakukan pemeriksaan intensif guna menentukan status hukum dari para terperiksa.
Profil Singkat Fadia Arafiq
Fadia Arafiq adalah Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan 2025-2030. Sebelumnya, ia pernah menjadi Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan periode 2011-2016. Saat itu, dirinya mendampingi Amat Antono sebelum kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Pekalongan dan berpasangan dengan Riswadi.
Fadia Arafiq juga diketahui pernah mengikuti jejak ayahnya, A. Rafiq, sebagai pedangdut sebelum terjun ke dunia politik. Nama Fadia Arafiq pernah viral setelah ia sukses membawakan single berjudul Cik Cik Bum Bum (2000). Ia juga pernah jadi sorotan publik karena menulis komentar kasar di akun Instagramnya.
Beberapa waktu lalu, Fadia Arafiq membuat heboh netizen karena memberikan respons kasar terhadap komentar netizen yang mengkritik kondisi jalan rusak dan anggaran RS Ageng Sedayu. Komentar tersebut sempat viral di media sosial dan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.
Riwayat Pendidikan dan Karier
Fadia Arafiq memiliki gelar lengkap Fadia Arafiq, S.E., M.M. Ia lahir dengan nama asli Laila Fathiah. Fadia Arafiq lahir di Jakarta, 23 Mei 1978. Ia menikah dengan Ashraff Abu dan memiliki enam orang anak.
Berikut daftar pendidikan Fadia Arafiq:
* SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat
* SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat
* SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur
* S1 Manajemen Universitas AKI Semarang
* S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang
* S3 UNTAG Semarang
Karier Fadia Arafiq:
* Wakil Bupati Pekalongan (2011-2016)
* Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021)
* Ketua KNPI Jawa Tengah (2016-2021)
* Bupati Pekalongan (2021-2026)
* Bupati Pekalongan (2025-2030)
Harta Kekayaan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 29 Maret 2024/Periodik – 2023, harta kekayaan Fadia Arafiq ada di angka Rp. 86.703.030.547. Dalam LHKPN tersebut, Bupati Pekalongan tersebut memiliki hutang sebanyak Rp. 2.684.436.439.
Harta terbanyak yang dimiliki Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ada di aset tanah dan bangunan yang mencapai Rp. 74.290.000.000. Berikut rincian harta kekayaan Fadia Arafiq:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 74.290.000.000
* Tanah Seluas 2720 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.040.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/55 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/162 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m2/2.25 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 2.400.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m2/2.84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 3.800.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 489 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp. 7.000.000.000
* Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
* Tanah Seluas 550 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 10.000.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 209 m2/209 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 1613 m2/800 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 310 m2/300 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
* Tanah Seluas 1298 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
* Tanah Seluas 740 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
* Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.900.000.000
* Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.900.000.000
* Tanah Seluas 1420 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 3.550.000.000
* Tanah Seluas 599 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
* Tanah Seluas 7330 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
* Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
* Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
* Tanah Seluas 121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 325.000.000
* Tanah Seluas 76 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/120 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
* Tanah Seluas 10 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.180.000.000
* MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
* MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 980.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 3.020.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. —-
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 10.897.466.986
F. HARTA LAINNYA Rp. —-
Sub Total Rp. 89.387.466.986
III. HUTANG Rp. 2.684.436.439
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 86.703.030.547











