Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Transparansi dan Efisiensi Keuangan Daerah

Kerja Sama Strategis antara Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut

Pada siang hari, suasana ruang rapat Wali Kota Gunungsitoli terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah deretan kursi yang diisi oleh pejabat dan tamu undangan, dua institusi besar yaitu Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Bank Sumut menyatukan visi melalui pena dan kesepakatan. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) menjadi simbol langkah baru dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih modern dan akuntabel.

Kesepakatan ini mencakup pengelolaan Dana BOS, Dana JKN, dan Dana Opsen—tiga instrumen vital yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Dari dunia pendidikan hingga layanan kesehatan, kerja sama ini diharapkan mempercepat alur keuangan dan memperkuat transparansi di lingkungan pemerintah daerah.

Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si. dalam sambutannya menyebut kolaborasi ini sebagai momentum penting. Ia menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Sumut bukan sekadar kerja administratif, melainkan langkah strategis menuju tata kelola keuangan yang lebih efektif dan berdaya guna.

“Kerja sama ini bukan hanya tentang pengelolaan dana, tetapi tentang menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Sowa’a.

Ia menekankan bahwa dunia perbankan kini dituntut untuk lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Inovasi digital menjadi kunci agar layanan perbankan mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

“Bank Sumut harus berani melangkah ke depan dengan teknologi. Masyarakat kini ingin kecepatan dan kemudahan dalam bertransaksi. Inilah tantangan sekaligus peluang bagi kita semua,” tambahnya.

Dari sisi Bank Sumut, Direktur Bisnis dan Syariah Syafrizalsyah menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hal baru, melainkan kelanjutan dari hubungan kemitraan yang telah terjalin lama. Namun, kali ini, ia menilai, kolaborasi tersebut naik ke level yang lebih strategis.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Gunungsitoli. Kami siap memperluas sinergi, bahkan membuka peluang bagi Pemko Gunungsitoli untuk bergabung sebagai pemegang saham Bank Sumut,” ungkap Syafrizalsyah.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting bagi Bank Sumut untuk memperkuat peran sebagai bank pembangunan daerah (BPD) yang tak hanya bergerak di sektor keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Penjabat Sekda Kota Gunungsitoli, Plt. Kepala BPKPD, Kepala BKPSDM, serta para pimpinan perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Keberadaan mereka mempertegas komitmen lintas sektor dalam mengawal tata kelola keuangan yang bersih dan transparan.

Kolaborasi Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut diharapkan menjadi pondasi kuat untuk menciptakan sistem keuangan daerah yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi secara digital. Langkah ini juga sejalan dengan visi besar Sumatera Utara menuju tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi dua lembaga ini tak hanya menandai kerja sama di atas kertas, tetapi juga menandai harapan: agar uang publik tak sekadar mengalir, melainkan membawa manfaat nyata bagi rakyat Gunungsitoli.




Ulfa Nurul Imani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *