Hyundai Ingin Isi Daya 400 KW dalam 3 Menit

Teknologi Pengisian Daya Mobil Listrik Hyundai Terus Berkembang



Pengisian daya mobil listrik terus mengalami peningkatan dalam hal kecepatan dan efisiensi. Saat ini, banyak produsen mobil listrik berlomba-lomba untuk menawarkan solusi pengisian yang lebih cepat, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama saat mengisi baterai kendaraan mereka. Salah satu produsen yang telah mencapai prestasi signifikan dalam hal ini adalah Hyundai.

Ketika seseorang membeli kendaraan listrik modern dari Hyundai, mereka sudah mendapatkan mobil dengan teknologi pengisian daya DC yang tercepat di pasar. Contohnya adalah Hyundai Ioniq 5, yang didukung oleh arsitektur listrik 800 volt. Dengan pengisi daya yang cukup cepat, mobil ini mampu mengisi daya dari 10% hingga 80% dalam waktu kurang dari 20 menit. Kecepatan pengisian seperti ini sering kali menjadi keunggulan yang dimiliki mobil listrik yang jauh lebih mahal.



Namun, Hyundai tidak puas dengan pencapaian saat ini. Mereka menyadari bahwa daya maksimal yang bisa disediakan oleh mobil listrik mereka saat ini sekitar 225 kilowatt. Di sisi lain, pasar mulai menunjukkan permintaan akan mobil listrik dengan kecepatan pengisian yang lebih tinggi. Beberapa model baru yang akan hadir di pasar memiliki kemampuan pengisian hingga 400 kW, sedangkan pesaing dari Tiongkok bahkan menargetkan dua hingga tiga kali lipat dari angka tersebut.

Tyrone Johnson, kepala pusat pengembangan baru Hyundai di Eropa, mengatakan kepada publikasi Inggris Auto Express bahwa membuat mobil listrik yang dapat mengisi daya lebih cepat akan menjadi kunci utama dalam menarik perhatian konsumen dari mobil bermesin bensin. Pasalnya, mobil konvensional hanya membutuhkan beberapa menit untuk mengisi bahan bakar. Sementara itu, meski 20 menit terdengar cepat, ide untuk menunggu selama beberapa menit tetap bisa menjadi penghalang bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik.

“Harapan dari pelanggan adalah bahwa dibutuhkan waktu tiga menit untuk mengisi bahan bakar mobil, sama seperti halnya dengan mesin pembakaran internal,” kata Johnson kepada Auto Express. “Ini mungkin persepsi daripada kenyataan, tetapi mereka khawatir tentang kecemasan jarak tempuh dan apakah mereka tiba-tiba harus berkendara sejauh 200 mil. Tujuannya adalah untuk mencapai kecepatan yang sama dengan ICE.” 

Dengan pengisi daya cepat 350 kW, rata-rata Ioniq 5 Anda akan terisi dari 10% hingga 80% dalam 20 menit, meskipun saya telah melakukannya dalam waktu yang lebih singkat. Sebagian besar mobil listrik modern masih berada di kisaran 20-30 menit, dan beberapa bahkan lebih dari itu. Namun, mobil-mobil lainnya tidak tinggal diam.

Ambil contoh Porsche Cayenne Electric yang baru. Dengan kecepatan pengisian daya maksimum 400 kW, Porsche mengklaim pengisian daya 10% hingga 80% hanya membutuhkan waktu 16 menit – meskipun produsen mobil tidak menyebutkan jenis pengisi daya apa yang dibutuhkan.

Meskipun itu adalah mobil listrik yang jauh lebih mahal daripada Hyundai, produsen mobil Korea itu harus mengimbanginya – bagaimanapun juga, mereka memiliki reputasi yang harus dipertahankan.

Laporan Auto Express mengindikasikan Hyundai sedang menguji pengisian daya 400 kW di laboratoriumnya. Hyundai juga mencoba meningkatkan jangkauan listrik tanpa harus membuat baterai EV lebih besar, yang akan meningkatkan waktu pengisian – dan juga berat. 

Jika Johnson benar dan targetnya benar-benar sekitar tiga menit, maka jalan yang harus ditempuh Hyundai masih panjang. Di Cina, BYD dapat mencapai pengisian daya cepat lima menit saat ini, tetapi hanya dengan stasiun pengisian daya 1.000 kW (atau 1 megawatt) khusus dan mobil listrik yang mampu mengambil daya sebesar itu.

Dan Zeekr 001 yang telah ditingkatkan mampu mengisi daya lebih dari 1,3 megawatt, membutuhkan waktu kurang dari tujuh menit untuk mengisi daya dari 10% hingga 80%. Namun, dunia mobil listrik adalah tentang kemajuan-apa yang ada di jalan saat ini hanyalah sebuah permulaan dibandingkan dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Hubungi penulis: patrick.george@insideevs.com

  • Kia EV9 vs Hyundai Ioniq 9: Apa SUV Listrik Tiga Baris Terbaik?
  • Hyundai Pakai Sistem Perangkat Lunak ala Tesla pada 2026



Dalam upaya untuk meningkatkan daya tarik mobil listrik, Hyundai berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi pengisian daya yang lebih canggih. Perusahaan ini berharap bahwa dengan kecepatan pengisian yang semakin baik, masyarakat akan lebih mudah beralih ke mobil listrik tanpa merasa terganggu oleh waktu pengisian yang lama.

Selain itu, Hyundai juga sedang mempertimbangkan pengembangan infrastruktur pengisian daya yang lebih luas. Hal ini penting karena keberadaan stasiun pengisian yang memadai akan memperkuat keyakinan konsumen terhadap mobil listrik. Dengan kombinasi teknologi pengisian yang cepat dan infrastruktur yang memadai, Hyundai berharap bisa mempercepat adopsi mobil listrik di pasar global.

Mobil listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian dari masa depan transportasi. Dengan inovasi yang terus berkembang, Hyundai dan produsen lainnya akan terus berusaha memberikan solusi terbaik bagi para pengguna. Dengan begitu, mobil listrik akan menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan kecepatan, efisiensi, dan keberlanjutan.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *