JAKARTA – Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) menyampaikan rasa belasungkawa terhadap para korban banjir dan longsor yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia juga mengajak seluruh kader partai untuk berperan aktif dalam membantu para korban serta mendoakan keselamatan mereka.
OSO menekankan pentingnya kebersamaan antar elemen bangsa dalam upaya pemulihan pasca-bencana. Meski ia berharap pemerintah segera menetapkan status bencana nasional, ia memahami tantangan yang dihadapi negara dalam hal anggaran.
“Kenapa tidak jadi status Bencana Nasional? Karena memang tidak gampang, ini soal kemampuan anggaran negara. Saya tidak menyalahkan, tapi kita dorong agar negera segera mengambil solusi lewat kebijakan dan keputusan yang tepat,” ujar OSO di Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/12).
Partai Hanura telah melakukan penggalangan dana untuk para korban bencana. Sampai saat ini, dana yang terkumpul mencapai Rp 1.8 miliar, dan bantuan tersebut telah disalurkan oleh perwakilan DPP Hanura kepada para korban.
“Perwakilan DPP Partai Hanura telah berada di Sumatera, dan tengah melakukan berbagai upaya untuk membantu saudara-saudara kita. Kita memberikan bantuan dengan tulus, dan dari hati nurani,” kata OSO.
Ia juga mengajak seluruh kader Hanura di daerah hingga ke tingkat ranting (kelurahan/desa) untuk mendoakan para korban sekaligus bergerak menggalang bantuan.
“Kami atas nama seluruh kader Partai Hanura, berbelasungkawa. Mari bergerak bersama, mari ajak semua rakyat peduli. Semua elemen harus bahu membahu,” pesannya.
OSO menegaskan bahwa seluruh pihak harus fokus dan bersatu dalam membantu para korban. Ia meminta publik tidak menilai peristiwa bencana ini secara parsial, karena pemerintah tidak mudah untuk mengambil keputusan.
“Tunggu saja, jangan ikut goyang-goyang, bikin pro dan kontra. Lagi ada bencana, tapi kok ramai bikin pro dan kontra. Kita serahkan kepada Pemerintah. Kalau Pemerintahnya berani, pasti berani ambil keputusan. Jadi, tunggu saja,” tegasnya.
Hanura berharap bantuan segera sampai ke daerah terdampak yang belum terjangkau. “Jangan sampai, korban bertambah bukan hanya karena banjir dan longsor, tapi akibat keterlambatan bantuan,” pesannya.
Selain itu, OSO menyatakan bahwa Rakernas dan Bimtek memiliki tujuan yang sama dengan tema, yakni memperkuat konsolidasi Hanura untuk mewujudkan daerah berdaya dan Indonesia sejahtera.
“Saya bahagia yang sangat mendalam. Sahabat partai besar hingga kecil datang ke acara Hanura. Percayalah, hati nurani kita sama,” kata OSO.
Menurut OSO, Indonesia perlu partai untuk berkotribusi melalui sistem politik. Sebab, bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Banyak kendala baik internal maupun eksternal.
“Saya dengan partai non parlemen, 9 partai, menghimpun kekuatan, memperjuangkan hak-hak rakyat. Hanura punya tagline, berpihak kepada daerah, daerah makmur, Indonesia makmur. Mari sama-sama dengan partai lain bekerja sama bikin daerah makmur,” tuturnya.
OSO menambahkan, Hanura dan Sekretariat Bersama Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (Sekber GKSR), telah berkomitmen untuk memperjuangkan suara rakyat yang hilang pada Pemilu, karena tidak terkonversi menjadi kursi di DPR RI.
“Pada Pemilu 2024 ada 17 juta rakyat yang hilang. Padahal, mereka sudah datang ke TPS dan menyalurkan suara dalam Pemilu, tapi suaranya jadi tidak berarti,” ucapnya.
Lebih lanjut, OSO mengatakan, agenda Rakernas dan Bimtek akan menjadi ajang konsolidasi ideologis dan organisatoris partai dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan. Melalui agenda tersebut, Hanura ingin melakukan penajaman strategi pemenangan legislatif dan eksekutif di seluruh daerah, serta memperkuat visi perjuangan politik kader.
Bimtek, sambung OSO, juga digelar sebagai upaya standarisasi dan peningkatan kualitas kader legislatif, serta memastikan seluruh kader legislatif satu garis perjuangan partai dengan cita-cita rakyat.
“Rakernas dan Bimtek akan menelurkan keputusan strategis, meningkatkan kualitas kader legislatif, yang mampu mengadvokasi rakyat secara nyata, dan tercipta soliditas nasional yang kokoh dari pusat sampai ranting,” tandasnya.
Diketahui, Partai Hanura menggelar Rakernas I dan Bimtek di Bandung, Jawa Barat, pada 4-6 Desember 2025. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Umum DPP Hanura, OSO dan dihadiri sejumlah elit DPP Hanura, turut dihadiri sejumlah tokoh seperti Mahfud MD, Akbar Faisal, serta sejumlah pimpinan partai politik di Provinsi Jabar.











