Beasiswa Gratispol Kaltim 2026: Pendaftaran, Target, Manfaat

Beasiswa Gratispol Kaltim 2026 Gelombang 1: Tanggung Biaya Kuliah Tanpa Pencairan Tunai

Beasiswa Gratispol Kalimantan Timur kembali dibuka untuk mahasiswa D3 hingga S3. Program ini menawarkan pembiayaan pendidikan penuh yang menanggung langsung biaya UKT/SPP tanpa melalui pencairan tunai. Tujuannya adalah untuk memberikan jaminan biaya kuliah yang terus-menerus selama penerima memenuhi ketentuan akademik dan administratif.

Program ini menjadi salah satu bantuan pendidikan paling diminati karena memberikan solusi pembiayaan inti pendidikan. Berbeda dari beasiswa umum yang biasanya hanya memberi dana bantuan, Gratispol hadir dengan mekanisme pembayaran langsung ke perguruan tinggi. Hal ini membuat mahasiswa bisa fokus belajar tanpa khawatir tentang tenggat pembayaran kuliah.

Pendaftaran berlangsung hingga 10 Januari 2026 melalui sistem resmi Gratispol. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa D3, D4, S1, S2, hingga S3, termasuk jenjang profesi dan Spesialis-1, selama kuliahnya berada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Mahasiswa aktif semester 2 sampai semester 8, tergantung jenjangnya, dapat mengikuti program ini.

Syarat Penerima Gratispol

Program Gratispol Dalam Daerah dikhususkan bagi mahasiswa Kaltim yang kuliah di perguruan tinggi lokal. Ada tiga syarat utama yang wajib dipenuhi:
– Mahasiswa PTN atau PTS di Kalimantan Timur, baik negeri maupun swasta.
– Warga Kaltim yang dibuktikan dengan data Kartu Keluarga yang telah berdomisili lebih dari 3 tahun.
– Usia sesuai jenjang:
– D3/S1 maksimal 25 tahun,
– S2 maksimal 35 tahun,
– S3 maksimal 40 tahun.

Tahapan Pendaftaran Gratispol 2026

  1. Mahasiswa mendaftar pada program studi dan perguruan tinggi pilihannya
    Calon mahasiswa baru menjalani seleksi seperti biasa. Bagi mahasiswa aktif, mereka sudah berada di dalam sistem akademik.

  2. Setelah dinyatakan lulus, wajib melakukan daftar ulang atau herregistrasi
    Data mahasiswa yang sudah resmi tercatat akan diproses oleh perguruan tinggi.

  3. Perguruan tinggi mengirimkan data mahasiswa ke Pemprov Kaltim
    Ini adalah langkah penting. Banyak kasus pendaftaran gagal karena nama mahasiswa belum dikirim PT ke Pemprov. Data yang dikirim akan masuk ke database sistem Gratispol.

  4. Mahasiswa mendaftar secara mandiri di sistem Gratispol
    Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi: https://gratispol.kaltimprov.go.id. Pada tahap ini mahasiswa perlu mengunggah berkas seperti Kartu Keluarga, KTM, KTP, dan dokumen lain yang disyaratkan.

  5. Pemeriksaan data tanpa tes seleksi
    Jika data dan berkas dinyatakan valid, mahasiswa otomatis masuk sebagai calon penerima tanpa perlu tes tambahan. Pemerintah kemudian melakukan pengecekan silang dengan perguruan tinggi.

  6. Mahasiswa yang lolos akan masuk Surat Keputusan (SK) Gubernur
    SK inilah yang menetapkan mahasiswa sebagai penerima manfaat Gratispol Generasi Emas Kaltim.

Masalah Pendaftaran Pending atau Tidak Valid

Dalam beberapa kasus, sistem akan menandai pendaftaran mahasiswa sebagai pending atau invalid. Berikut alasan umum dan langkah penyelesaiannya:
– Perbedaan data huruf/angka pada nama, NIK, atau NIM.
– KK belum mencapai 3 tahun, yang diverifikasi langsung oleh Disdukcapil.
– Usia melebihi ketentuan.
– Nama mahasiswa belum dikirim perguruan tinggi ke Pemprov, sehingga harus melakukan klarifikasi ke bagian akademik kampus.
– Jika masalah-masalah tersebut telah diperbaiki, pendaftaran dapat dilanjutkan tanpa perlu mengulang dari awal.

Jangka Waktu Pembiayaan Gratispol

Setiap jenjang pendidikan memiliki batas waktu pembiayaan tertentu. Batas ini mengacu pada usia ideal penyelesaian studi mahasiswa:
– Semester 4 untuk jenjang D3, Profesi, dan S2
– Semester 6 untuk jenjang D3 dan S3
– Semester 8 untuk jenjang D4 dan S1
– Semester 10 untuk jenjang Spesialis-1

Selama mahasiswa tidak melewati batas semester tersebut, pembiayaan akan terus diberikan secara rutin sampai lulus.

Mekanisme Pembayaran dan Pengawasan IPK

Pembayaran Gratispol dilakukan per semester, bukan sekaligus. Setiap semester perguruan tinggi mengirimkan laporan kemajuan studi mahasiswa berupa Indeks Prestasi (IP) yang harus stabil dan tidak menurun drastis. Jika nilai terus turun, bantuan dapat dievaluasi.

Pembayaran tidak diberikan langsung kepada mahasiswa melainkan ditransfer langsung ke perguruan tinggi, sehingga mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya UKT/SPP sama sekali—kecuali bila nilai UKT-nya berada di atas batas atas yang telah ditetapkan.

Besaran Bantuan dan Batas Atas UKT

Gratispol menanggung biaya UKT/SPP sesuai batas atas yang ditetapkan pemerintah. Batas atas ini dibuat agar pembiayaan tetap adil dan terukur. Berikut rincian batas atas per rumpun keilmuan:

RUMPUN ILMU SAINS DAN TEKNIK
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester
– S2 Sains: Rp 9.000.000 / semester
– S2 Teknik: Rp 10.000.000 / semester

RUMPUN ILMU SOSIAL, AGAMA, DAN ADMINISTRASI
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester
– S2 Sosial: Rp 9.000.000 / semester
– S2 Agama: Rp 8.000.000 / semester

RUMPUN ILMU EKONOMI
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester
– S2: Rp 9.000.000 / semester
– S3: Rp 15.000.000 / semester

RUMPUN ILMU PENDIDIKAN
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester
– S2: Rp 8.000.000 / semester
– S3: Rp 15.000.000 / semester

RUMPUN ILMU KESEHATAN
– D3/S1 Kesehatan umum: Rp 5.500.000 / semester
– S1 K3, Fisioterapi, Kebidanan, Keperawatan: Rp 6.000.000 / semester
– D3/S1 Farmasi: Rp 7.500.000 / semester
– S1 Kedokteran Umum/Gigi: Rp 15.000.000 / semester
– Profesi Dokter & Dokter Gigi: Rp 15.000.000 / semester
– Profesi Bidan/Ners/Apoteker: Rp 9.000.000 / semester
– S2 Kesehatan Masyarakat: Rp 10.000.000 / semester
– Pendidikan Dokter Spesialis: Rp 17.500.000 / semester

RUMPUN ILMU INFORMATIKA
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester

RUMPUN ILMU PERTANIAN, PERIKANAN, KEHUTANAN
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester
– S2: Rp 8.500.000 / semester
– S3: Rp 14.000.000 / semester

RUMPUN ILMU HUKUM
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester
– S2: Rp 9.500.000 / semester

RUMPUN ILMU SENI, BUDAYA, DESAIN
– Batas atas UKT Diploma & S1: Rp 5.000.000 / semester

Apa yang Tidak Ditanggung Gratispol?

Gratispol tidak menanggung biaya sumbangan pembangunan, iuran gedung, biaya non-akademik, uang seragam, orientasi, dan kebutuhan pribadi. Program ini hanya membiayai hal-hal yang berkaitan dengan proses akademik mahasiswa.

Pemprov Kaltim Tegaskan Isu Pemangkasan Beasiswa Gratispol Jadi Rp 5 Juta adalah Hoaks

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pemangkasan bantuan pendidikan Gratispol menjadi maksimal Rp 5 juta adalah hoaks. Informasi tersebut sebelumnya menyebut pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) berdampak pada pengurangan nilai bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal membantah informasi tersebut. “Ini kan jelas hoaks, hehe” tegas Faisal. Ia memastikan bahwa Program Gratispol tetap berjalan seperti biasa tanpa ada pengurangan. Bahkan cakupannya terus diperluas agar bisa menyentuh seluruh mahasiswa Kaltim.

Faisal memaparkan bahwa total anggaran Gratispol tahun 2026 dialokasikan mencapai lebih dari Rp 1,38 triliun dengan rincian:
– Gratispol S1: Rp 1.181.973.000.000
– Gratispol S2–S3: Rp 133.668.000.000
– Gratispol Luar Kaltim: Rp 12.870.000.000
– Gratispol Luar Negeri: Rp 14.844.500.000
– Gratispol Khusus: Rp 34.506.000.000
– Operasional Tim Gratispol: Rp 2.567.278.861

Total anggaran: Rp 1.380.428.778.861

Angka ini menegaskan bahwa Pemprov Kaltim tidak melakukan pemangkasan terhadap program unggulan bidang pendidikan tersebut.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *