Dua Bintang Persija Mungkin Dihemat Lawan Persijap untuk Hadapi Persib



Persija Jakarta, yang akan menghadapi laga penting melawan Persib Bandung, kini sedang menghadapi tantangan terkait cedera dan sanksi pemain. Pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza, menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah pertandingan berikutnya melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (3/1/2026).

Menurut Souza, beberapa pemain andalan Persija mungkin tidak bisa tampil dalam laga tersebut karena adanya kemungkinan larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning. Dua pemain utama, Emaxwell Souza dan Alan Cardoso, saat ini telah mengantongi tiga kartu kuning. Hal ini memicu spekulasi bahwa mereka mungkin absen dalam pertandingan melawan Persib Bandung di pekan ke-17 Super League 2025/2026.

Laga melawan Persib Bandung akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada 11 Januari 2026. Jika Emaxwell dan Alan Cardoso kembali menerima kartu kuning dalam pertandingan melawan Persijap, maka mereka akan absen dalam laga penting tersebut.

“Tentang pemain itu mungkin ada suspens (larangan bermain pada pekan ke-11) atau akan bisa main besok bisa diketahui satu jam sebelum pertandingan,” ujar Souza kepada awak media. “Lihat saja besok (3/1/2026) sebelum pertandingan apakah mereka turun atau tidak.”

Kehilangan dua pemain kunci seperti Emaxwell dan Alan Cardoso tentu menjadi kerugian besar bagi Persija. Keduanya dikenal sebagai bomber andalan dan memiliki peran vital dalam strategi tim. Selain itu, laga melawan Persib Bandung bukan hanya sekadar pertandingan biasa, tetapi juga menjadi ajang adu gengsi antara dua klub besar di Indonesia.

Persija saat ini hanya beda dua poin dari Persib Bandung yang ada di puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan mengemas 34 poin. Meski demikian, Souza menolak untuk membawa timnya terlalu jauh memikirkan laga melawan Persib. Ia ingin agar seluruh pemain fokus pada pertandingan terdekat melawan Persijap Jepara.

“Saya tidak memikirkan pertandingan berikutnya. Saya memikirkan pertandingan besok jam 15.30. Kami harus fokus dengan kekuatan penuh yang kami miliki,” kata Souza.

Selain Emaxwell dan Alan Cardoso, beberapa pemain lain juga dipastikan absen dalam pertandingan melawan Persijap. Ryo Matsumura akan mendapat hukuman dari Komdis PSSI setelah pertandingan melawan Semen Padang FC. Sementara Figo Dennis dan Fabio Calonego juga akan absen karena kartu merah dan akumulasi kartu.

Meski begitu, Souza tetap optimistis bahwa tim akan dapat meraih kemenangan. Ia menekankan pentingnya fokus dan persiapan yang matang.

“Kami mengatur ini dengan baik. Fokus kami adalah pertandingan terdekat dan bagaimana tampil maksimal,” tuturnya.

Dalam upaya menjaga strategi, Souza memilih untuk tidak membocorkan susunan pemain yang akan diturunkan. Ia tak ingin lawan mengetahui rencana tim lebih awal.

“Saya tidak mau lawan kita tahu, sudah tahu ya kan, siapa yang akan turun besok,” tegas Souza. “Kalau saya bicara sama kamu mereka akan turun atau tidak, lawannya akan tahu.”

Dengan kondisi ini, Persija harus menghadapi laga melawan Persijap dengan komposisi pemain yang berbeda. Namun, pelatih asal Brasil ini yakin bahwa tim akan tetap memberikan performa terbaik.

Tantangan yang Dihadapi Persija

  • Kehilangan pemain kunci: Emaxwell Souza dan Alan Cardoso berpotensi absen dalam laga melawan Persib Bandung jika menerima kartu kuning lagi.
  • Sanksi dari Komdis PSSI: Ryo Matsumura akan diberi hukuman karena sanksi dari Komdis PSSI setelah pertandingan melawan Semen Padang.
  • Pemain yang absen: Figo Dennis dan Fabio Calonego tidak bisa tampil karena kartu merah dan akumulasi kartu.
  • Fokus pada laga terdekat: Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya fokus pada pertandingan melawan Persijap Jepara.
  • Strategi yang dirahasiakan: Tim memilih untuk tidak membocorkan susunan pemain agar lawan tidak mengetahui rencana lebih awal.

Dengan segala tantangan yang ada, Persija tetap berupaya untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *