Mengapa Ikan Paus Terdampar di Sungai OKI Hingga Mati? Ini Penjelasan Ahli

Penyebab Paus Terdampar di Sungai dan Akhirnya Mati

Beberapa faktor kompleks dapat menyebabkan paus terdampar di perairan dangkal atau sungai, sehingga akhirnya mati. Menurut Dr.-phil. Ir. Arinafril, seorang pakar Biogeografi dan Toksikologi Lingkungan, hal ini bisa disebabkan oleh kesalahan navigasi, kondisi kesehatan yang buruk, perubahan lingkungan, atau bahkan mengikuti mangsa.

Kesalahan Navigasi

Paus menggunakan sistem navigasi alami seperti suara (echolocation) untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Jika ada perubahan arus laut atau sungai, mereka bisa salah arah dan terjebak di perairan dangkal atau sungai. Hal ini bisa terjadi karena gangguan alami atau perubahan lingkungan yang tidak terduga.

Kondisi Kesehatan yang Buruk

Paus yang sakit atau cedera mungkin kesulitan berenang dan akhirnya terbawa arus atau gelombang laut. Akibatnya, mereka bisa terdampar di perairan yang tidak sesuai dengan habitat alaminya. Kondisi ini sangat berbahaya karena paus membutuhkan air yang dalam dan cukup luas untuk bergerak.

Perubahan Lingkungan

Perubahan lingkungan seperti perubahan suhu air, polusi, atau perubahan ekosistem laut bisa memaksa paus masuk ke perairan dangkal atau sungai. Contohnya, polusi laut seperti limbah padat, cair, atau plastik bisa menyebabkan kontaminasi pada paus, merusak habitat mereka, dan memaksa mereka bermigrasi mencari tempat lain.

Selain itu, perubahan ekosistem laut bisa mengurangi ketersediaan makanan, memaksa paus mencari sumber makanan di tempat lain. Hal ini bisa membuat mereka terjebak di perairan yang tidak cocok untuk hidup.

Mengikuti Mangsa

Paus juga bisa mengikuti mangsa seperti ikan ke perairan dangkal atau sungai. Jika mangsa tersebut berpindah ke area yang lebih dangkal, paus bisa ikut mengikuti dan akhirnya terdampar.

Arus Laut yang Kuat

Arus laut yang kuat bisa membawa paus ke perairan dangkal atau sungai. Hal ini bisa terjadi jika paus sedang berada di dekat pantai atau wilayah yang rentan terhadap arus laut yang intens.

Kejadian Paus Terdampar di Desa Sungai Somor

Sebuah kejadian langka terjadi di Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Seekor paus raksasa ditemukan terdampar di wilayah pinggiran aliran sungai pada Minggu (15/2/2025) pagi. Tubuh besar mamalia laut itu terjebak di sungai dangkal, sehingga tidak bisa bergerak dan akhirnya mati.

Menurut Camat Cengal, Gotot Holden, kondisi ikan paus tersebut telah ditemukan nelayan dalam keadaan mati dan tubuhnya mengambang di sungai. Informasi sebelumnya menyatakan bahwa ikan sudah dapat kembali ke laut, tetapi ternyata hanya tidak terlihat saja. Saat air surut, tubuh paus tersebut kelihatan lagi dan saat didekati, kondisinya sudah tidak lagi bergerak atau mati.

Dari rekaman video yang diperoleh, terdapat seorang warga yang mengabadikan tubuh ikan paus dalam kondisi mengeras (kaku). Ia menyatakan bahwa ikan paus tersebut benar-benar mati dan posisinya berada tepat di lokasi ditemukan pertama kali.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh nelayan setempat yang tengah mencari ikan. Sopyan, seorang warga, menceritakan bahwa nelayan sempat terkejut melihat sosok besar mengapung di tengah sungai. Saat didekati, ternyata itu adalah ikan paus. Kondisinya sudah terdampar dan tubuhnya tidak bisa bergerak karena air sungai yang rendah (dangkal).

Ukuran paus tersebut sangat fantastis, dengan panjang diperkirakan lebih dari 10 meter. Kabar penemuan raksasa laut ini menyebar cepat dan membuat banyak orang datang ke lokasi penemuan. Warga berbondong-bondong datang menggunakan perahu ketek hanya untuk mengabadikan momen langka berswafoto, hingga sekadar menyentuh kulit hewan besar.


Hasnah Najmatul

Penulis yang dikenal teliti dalam riset dan penyajian data. Ia menaruh minat pada dunia ekonomi, statistik ringan, dan analisis tren. Di waktu luang, ia menikmati sudoku, membaca artikel panjang, dan mendengarkan musik instrumental. Motto: “Akurasi adalah bentuk tanggung jawab.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *