Pengalaman Lebaran Menteri Keuangan yang Berat dan Penuh Makna
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih, mengaku bahwa Lebaran pertamanya sebagai menteri terasa lebih berat dibandingkan sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa beban pikiran meningkat akibat tanggung jawab jabatan, meski ada sisi positif seperti penghargaan finansial.
Purbaya mengakui bahwa ia kesulitan tidur selama Lebaran kali ini. Ia menjelaskan bahwa kekhawatiran akan tugas dan tanggung jawab membuatnya sulit untuk rileks. Namun, ia juga menyadari bahwa menjadi menteri memberikan manfaat finansial yang lebih besar.
“Lebih berat daripada biasanya kalau malam santai saja masih mikir gitu kadang-kadang susah tidur,” ujarnya usai melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Salahuddin, Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Meskipun begitu, Purbaya tak menampik bahwa ada rasa senang karena bonus yang diterimanya lebih banyak. Ia bercerita tentang penampilannya dalam merayakan Idulfitri. Ia memamerkan baju koko yang dikenakannya, yang dibeli dari kawasan Tanah Abang.
“Bajunya ini beli di Tanah Abang waktu itu,” tuturnya. Purbaya mengaku membeli baju koko berwarna hijau yang dipakainya itu dengan harga sekitar Rp125.000. “Sekitar Rp125.000 kayaknya, tangan pendek. Menteri boleh (nawar), kan kita ngirit,” katanya dengan tawa kecil.
Presiden Prabowo Subianto Salat Id di Aceh Tamiang
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Id di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kehadiran Prabowo disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana banjir di wilayah Sumatera. Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, keputusan Prabowo melaksanakan salat Id di Aceh memiliki makna penting bagi masyarakat terdampak bencana.
“Hari ini Presiden salat Id di Aceh. Itu bentuk solidaritas yang ditunjukkan oleh Presiden kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang pada bulan November terkena musibah,” kata Muzani usai salat Id di Masjid Istiqlal, Sabtu.
Ia menilai perhatian pemerintah terhadap penanganan bencana di Sumatera cukup besar, termasuk upaya pemulihan wilayah terdampak. “Dan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan ini sejak awal luar biasa. Tekad Presiden untuk kembali membangun Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh menjadi provinsi yang kembali seperti sediakala juga sudah dilakukan dengan baik. Sekarang ini sedang dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Muzani.
Menurut Muzani, kehadiran Prabowo di Aceh juga untuk menunjukkan kebersamaan dengan warga yang masih tinggal di hunian sementara. “Hari ini Presiden bersalat di sana untuk menunjukkan solidaritas, kebersamaan dengan sahabat-sahabat, saudara-saudara di Aceh yang sampai sekarang masih tinggal di berbagai macam tempat hunian sementara,” tambahnya.
Dalam momentum Idulfitri, Muzani turut menyampaikan harapan agar persatuan masyarakat Indonesia semakin kuat. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta peduli terhadap lingkungan sekitar.
Perubahan Susunan Kabinet Merah Putih
Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih diganti oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (8/9/2025). Posisi ini sebelumnya diisi oleh Sri Mulyani Indrawati, namun kini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan baru dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin sore.
Pelantikan Purbaya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Tahun 2024-2029 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti. Sumpah jabatan Purbaya kemudian diikuti oleh Presiden Prabowo.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” katanya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” imbuhnya.
Sebelumnya, pelantikan dan reshuffle menteri telah disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi. “Yang kedua atas berbagai pertimbangan masukan dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan,” kata Prasetyo, Senin.
Lima menteri yang diganti antara lain Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang dipimpin oleh Budi Gunawan, Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Sri Mulyani, serta Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Lalu, Kementerian Koperasi yang dipimpin oleh Budi Arie Setiadi, hingga Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipimpin oleh Dito Ariotedjo.
Profil Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Purbaya kemudian melanjutkan studi di Purdue University, AS, meraih gelar MSc dan Ph.D dalam bidang Ilmu Ekonomi.
Karier profesionalnya berawal sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994), lalu berpindah ke dunia riset ekonomi sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005). Ia juga pernah menjabat Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (2005–2013), serta anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) pada 2013–2015.
Karier Purbaya di Pemerintahan
Purbaya mengawali kiprah politik dan pemerintahan sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Perekonomian pada era 2010–2014, dan juga menjadi Anggota Komite Ekonomi Nasional. Ia kemudian menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden pada 2015, serta Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Polhukam (2015–2016).
Selanjutnya, Purbaya dipercaya sebagai Wakil Ketua Satgas Debottlenecking (Pokja IV) dan Staf Khusus bidang Ekonomi Kemenko Maritim (2016–2020), kemudian menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Kemaritiman dan Investasi (2018–2020). Purbaya diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 dan resmi menjabat mulai 3 September 2020.
Jabatan ini mempertegas perannya sebagai penjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Ia juga sempat menjabat sebagai komisaris di holding BUMN pertambangan PT Inalum (Persero).
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











