Bupati Situbondo Viral Usai Video Call dengan LC, Janjikan Pekerjaan untuk 50 Perempuan

Bupati Situbondo dan Responsnya terhadap Keluhan Para Ladies Companion

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menjadi sorotan publik setelah video call-nya dengan seorang wanita yang mengaku sebagai Ladies Companion (LC) viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan respons Bupati Rio yang tidak menghakimi, tetapi justru memberikan solusi untuk masalah yang dialami para LC.

Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @masrio.bupatiku1 dan langsung memancing perhatian warganet karena menampilkan cara Bupati Rio merespons keluhan dengan pendekatan yang manusiawi. Dalam percakapan itu, wanita tersebut menyampaikan keluhan tentang penutupan tempat kerja mereka selama bulan Ramadan. Ia menjelaskan bahwa para LC, termasuk para janda, tidak memiliki penghasilan sejak tempat hiburan ditutup sementara selama Ramadan.

Keluhan LC Soal Kafe Ditutup Selama Ramadan

Dalam video call yang beredar, wanita tersebut menanyakan kapan kafe di Situbondo akan kembali dibuka. Ia mengaku bahwa para LC, termasuk para janda, tidak memiliki penghasilan sejak tempat hiburan ditutup sementara selama Ramadan. “Pak Rio kapan kafe Situbondo dibuka? Dikarenakan LC, janda-janda gak kerja sama sekali pak,” kata wanita tersebut.

Mendengar keluhan itu, Yusuf Rio lantas menanyakan asal wanita tersebut. Ia kemudian menjawab bahwa dirinya adalah perwakilan LC dari Panji Kidul. Percakapan itu pun berlanjut dengan nada santai, namun tetap menyentuh persoalan pekerjaan dan kebutuhan ekonomi.

Bupati Rio Minta Berhenti Jadi LC

Alih-alih memberikan jawaban soal pembukaan kembali kafe, Bupati Rio justru menyarankan wanita tersebut untuk berhenti dari pekerjaan sebagai LC. Ia meminta agar mereka mencoba mencari pekerjaan lain yang dinilai lebih baik dan lebih aman untuk masa depan.

“Udah berhenti aja jadi LC ya. Cari kerjaan lain aja ya. Saya carikan kerja. Pokoknya kamu janji berhenti ya,” ujar Bupati Rio. Pernyataan itu langsung disambut positif oleh wanita tersebut. Ia tampak senang mendapatkan tawaran bantuan dari orang nomor satu di Situbondo itu, terlebih setelah disebutkan bahwa ada sekitar 50 perempuan lain dengan profesi serupa yang juga membutuhkan pekerjaan.

“Siap,” jawab wanita itu.

Respons Warganet Banjir Pujian

Video tersebut langsung menyebar luas di TikTok dan menuai banyak komentar positif dari masyarakat. Hingga Senin, tayangan itu telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali. Banyak warganet memuji cara Bupati Rio merespons persoalan sosial dengan pendekatan yang lebih manusiawi.

Sejumlah komentar menyebut Rio sebagai pemimpin yang mampu merangkul semua kalangan tanpa memandang latar belakang pekerjaan mereka. Warganet juga menilai langkahnya lebih bijak karena tidak menghakimi para LC, melainkan mencoba membuka jalan agar mereka mendapat pekerjaan yang lebih layak.

Profil Yusuf Rio Wahyu Prayogo

Di balik viralnya video tersebut, nama lengkap Bupati Situbondo ini ikut banyak dicari publik. Yusuf Rio Wahyu Prayogo, S.Sos., M.SM., lahir di Situbondo pada 30 Maret 1984. Ia dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari lingkungan sederhana di daerah asalnya dan menempuh pendidikan sejak dasar hingga menengah di Situbondo.

Pendidikan dasarnya dimulai di SDN 2 Dawuhan Situbondo, kemudian berlanjut ke SMPN 1 Situbondo dan SMAN 1 Situbondo. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Universitas Jember dan meraih gelar sarjana. Masa kuliah menjadi titik penting dalam pembentukan karakter kepemimpinannya.

Selama menjadi mahasiswa, Rio aktif di organisasi kampus. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum BEM FISIP Universitas Jember periode 2007–2008, lalu menjadi Ketua BEM Universitas Jember pada 2008–2009. Pengalaman tersebut memperkuat kemampuannya dalam kepemimpinan, komunikasi, dan pengambilan keputusan.

Karier Profesional dan Dunia Usaha

Setelah menyelesaikan pendidikan, Yusuf Rio meniti karier di dunia profesional dan bisnis. Ia pernah menjadi CEO Politika Research & Consulting serta Direktur PT Sumber Arthayasa Bersama. Selain itu, ia juga mengembangkan sejumlah usaha pribadi seperti My Way Coffee dan DKN Company.

Pengalaman di dunia bisnis itu dinilai membentuk pemahamannya terhadap persoalan ekonomi masyarakat, lapangan kerja, serta tantangan yang dihadapi warga dalam memenuhi kebutuhan hidup. Hal ini pula yang dinilai tercermin dalam cara komunikasinya saat merespons keluhan para LC.

Di luar dunia usaha, Rio juga aktif dalam organisasi. Ia tercatat menjadi pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Jakarta Selatan sejak 2021, serta menjadi Dewan Pendiri Yayasan Mara Marda Institute sejak 2020.

Menang Pilkada Situbondo 2024

Nama Yusuf Rio Wahyu Prayogo semakin dikenal luas usai maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Situbondo 2024. Saat itu, ia berpasangan dengan Ulfiyah sebagai calon nomor urut 1. Pasangan ini menghadapi petahana Karna Suswandi-Nyai Khoirani dalam kontestasi yang cukup ketat.

Berdasarkan data perolehan suara sah, pasangan Yusuf Rio Wahyu Prayogo-Ulfiyah berhasil meraih 202.479 suara. Sementara pasangan Karna Suswandi-Nyai Khoirani memperoleh 188.782 suara. Kemenangan itu mengantarkan Rio menjadi Bupati Situbondo dan mulai memimpin daerah tersebut dengan sorotan publik yang cukup tinggi.

Harta Kekayaan Yusuf Rio

Selain profil dan kiprahnya, harta kekayaan Yusuf Rio Wahyu Prayogo juga turut menjadi perhatian publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 13 Agustus 2024, Rio memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3.035.000.000. Jumlah itu berasal dari total aset Rp4.721.000.000 yang dikurangi utang sebesar Rp1.686.000.000.

Dalam rincian LHKPN, aset terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total Rp3.470.000.000. Ia tercatat memiliki properti di Jember dan Bogor. Untuk alat transportasi dan mesin, Rio memiliki mobil Toyota Zenix tahun 2023 senilai Rp400.000.000 dan motor Yamaha Filano tahun 2023 senilai Rp20.000.000.

Ia juga melaporkan harta bergerak lainnya Rp31.000.000, surat berharga Rp650.000.000, serta kas dan setara kas Rp150.000.000.


Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *