12 Tahun Menunggu, Anwar Mustafa Akhirnya Berangkat Haji 2026 Bersama Anak

Pengalaman Panjang Anwar Mustafa Menuju Tanah Suci

Anwar Mustafa, seorang warga Kota Bengkulu, akhirnya bisa mewujudkan impian untuk berangkat haji setelah menunggu selama lebih dari 12 tahun. Ia mendaftar haji pada November 2013 dan akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berangkat pada tahun 2026. Proses ini bukanlah hal yang mudah, karena awalnya ia hanya masuk dalam kategori cadangan. Namun, akhirnya peluang itu terbuka dan ia bisa melakukan perjalanan ke Tanah Suci.

Perjalanan Anwar tidak hanya sekadar ibadah, tetapi juga menjadi momen penting dalam hidupnya. Ia akan berangkat bersama anaknya, menggantikan sang istri yang telah wafat pada Oktober 2025 lalu. “Berangkat bersama anak saya, karena istri saya sudah meninggal. Maka digantikan oleh anak saya yang tertua,” ujarnya.

Bagi Anwar, perjalanan ini menjadi harapan besar. Ia berharap semua proses ibadah haji dapat berjalan lancar dan membawa berkah bagi keluarganya. Selain itu, ia juga merasakan manfaat dari penurunan biaya haji tahun ini. Biaya haji tahun 2026 turun sekitar Rp2 juta per jemaah, membuat persiapan menjadi lebih tenang dan nyaman.

Penurunan Biaya Haji di Tengah Tekanan Global

Kisah Anwar menjadi gambaran nyata bagaimana kebijakan penurunan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun 2026 berdampak langsung bagi jemaah. Di tengah kenaikan biaya global, terutama sektor penerbangan akibat lonjakan harga avtur, pemerintah justru menurunkan biaya haji sebesar Rp2 juta per jemaah. Penurunan ini menunjukkan bahwa dana haji yang selama ini disetorkan jemaah tidak hanya tersimpan, tetapi dikelola sehingga memberikan nilai manfaat yang membantu menekan biaya.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Bengkulu, Ramadan Subhi, menjelaskan dampak kebijakan tersebut sudah dirasakan langsung oleh jemaah di daerah. “Untuk Bengkulu, setoran pelunasan jemaah saat ini sekitar Rp20,7 juta sampai Rp20,8 juta,” ujarnya. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp22,7 juta.

Menurut Ramadan, penurunan ini tidak terlepas dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji yang membantu menekan biaya yang harus dibayarkan jemaah. Ia menegaskan bahwa kewenangan penentuan biaya haji berada di pemerintah pusat, termasuk pengelolaan dana oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). “Yang jelas saat ini yang harus dibayar oleh jemaah itu segitu. Alhamdulillah pemerintah bisa menekan biaya, sehingga setoran pelunasan turun dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Jemaah Bengkulu Siap Berangkat

Sementara itu, seluruh proses pelunasan jemaah haji Kota Bengkulu telah rampung. Saat ini, jemaah tinggal menunggu jadwal masuk asrama sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Jemaah Bengkulu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) embarkasi Padang dengan jadwal masuk asrama sebagai berikut:

  • 23 April 2026 (kloter 2)
  • 25 April 2026 (kloter 3)
  • 26 April 2026 (kloter 4)
  • 27 April 2026 (kloter 5)

“Kesiapan kita sekarang tinggal perlengkapan jemaah, salah satunya pembagian tas,” ujar Ramadan.

Dana Terjaga, Manfaat Terasa

Penurunan biaya haji di tengah tekanan global menjadi indikator bahwa pengelolaan dana umat berjalan ke arah yang lebih baik. Dana yang selama ini disetorkan jemaah tidak hanya terjaga, tetapi juga dikelola untuk menghasilkan nilai manfaat yang kembali ke jemaah dalam bentuk biaya yang lebih ringan.

Bagi jemaah seperti Anwar, manfaat itu kini terasa nyata, bukan hanya dalam angka, tetapi juga dalam ketenangan saat bersiap menuju Tanah Suci. Perjalanan panjang yang dimulai sejak 2013 itu kini bermuara pada satu tujuan, menunaikan ibadah dengan penuh harap dan keyakinan.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *