Pemain Senior Masih Layak Berada di Timnas Voli Putra Indonesia
Pembinaan dan regenerasi atlet adalah hal penting dalam membangun sebuah tim olahraga yang kompetitif. Di tengah upaya Federasi Bola Voli Indonesia (PBVSI) untuk menyiapkan skuad terbaik, muncul wacana bahwa beberapa pemain senior masih layak berada di dalam tim nasional. Asisten pelatih Timnas Voli Indonesia, Erwin Rusni, mengungkapkan bahwa ada enam pemain senior yang memiliki kualitas yang cukup untuk memperkuat Timnas Voli Putra Indonesia.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Sigit Ardian, pevoli asal Kebumen, Jawa Tengah, yang saat ini berusia 33 tahun. Ia kini memperkuat Jakarta LavAni Livin Transmedia dalam Proliga 2026. Performa seorang atlet tidak hanya bergantung pada kualitas permainan, tetapi juga faktor usia. Hanya segelintir atlet dunia yang bisa menjaga eksistensinya untuk tetap berada di puncak performa. Termasuk para pevoli senior yang dimiliki Merah Putih. Beberapa dari mereka masih pantas untuk memperkuat Timnas Voli Putra Indonesia.
PBVSI sedang gencar-gencarnya melakukan regenerasi. Dalam beberapa tahun terakhir, keluar-masuknya pemain muda baru memperkuat Timnas Voli Indonesia di ajang internasional kerap terjadi. Hal ini dinilai bagus karena secara kualitas, banyak pevoli muda Indonesia sudah layak menjadi bagian dari skuad utama.
Namun, untuk mengasah mental para pemain muda, dibutuhkan pemain senior yang tidak hanya bertugas sebagai leader, namun juga menunjukkan kualitas dan cara mengatasi tekanan di lapangan. Terdekat, Timnas Voli Indonesia, khususnya sektor putra, memiliki agenda tanding turnamen level Asia, AVC Cup 2026 yang berlangsung di India pada Juni mendatang. Teka-teki siapa pemain yang akan menghuni skuad Timnas Voli Putra Indonesia terus bermunculan.
Menariknya, salah satu legenda bola voli Indonesia, Erwin Rusni, menilai bahwa beberapa pemain senior, yang bahkan usianya di atas 30 tahun, masih pantas memperkuat timnas. “Kalau saya pribadi, beberapa pemain senior masih layak dipanggil (perkuat timnas-red),” jawab Erwin Rusni sembari tersenyum, ketika dihubungi pada Minggu (12/4) pagi WIB. “Karena kita butuh sosok pemain senior yang membawa tim muda untuk menunjukkan seperti, gampangnya sebagai contoh di lapangan,” tegas mantan setter Timnas Voli Putra Indonesia.
“Misalkan ada beberapa pemain junior layak masuk tim senior, itu enggak masalah, tetapi yang memang layak.”
Dalam penyampaian Erwin Rusni, satu di antara pemain senior yang masih pantas membela Timnas Voli Putra Indonesia ialah Sigit Ardian. Pevoli berusia 33 tahun asal Kebumen, Jawa Tengah ini memang pernah menjadi langganan timnas. Pertama kali dia memperkuat Timnas Voli Indonesia di tahun 2013 pada agenda SEA Games. Cukup lama mengenakan jersey Merah Putih, Sigit Ardian terakhir kali membela timnas pada SEA Games 2022. Sejak saat itu, namanya mulai tersingkir dan digantikan para pemain muda.
Performa Sigit Ardian terus terjaga, sekalipun usianya tak lagi muda. Bahkan dia terus menjadi idola di kalangan volimania Indonesia. Konsistensi performa pevoli yang berstatus prajurit TNI AU ini bukan isapan jempol belaka. Terbukti, Sigit Ardian masih tampil di kompetisi Proliga 2026 bersama Jakarta LavAni Livin Transmedia.
Pemain Senior Lain yang Masih Layak
Selain Sigit Ardian, ada beberapa pemain senior lain yang masih layak berada di skuad timnas. Salah satunya adalah Rivan Nurmulki. Pemain usia 30-an yang juga masih layak berada di skuad timnas ialah Muhammad Malizi dan Rivan Nurmulki. Muhammad Malizi yang kini berusia 31 tahun, mirip dengan Sigit Ardian, mengemban tugas sebagai prajurit TNI. Meski begitu, dia juga pernah menjadi bagian Timnas Voli Indonesia saat meraih medali emas SEA Games 2022 dan 2023.
Pada Proliga 2026, Malizi berada di tim yang sama dengan Sigit, yakni Jakarta LavAni. Sementara Rivan Nurmulki, meskipun kini sudah berumur 30 tahun, dia masih menjadi yang terbaik di posisi opposite. Statusnya sebagai A1-nya Indonesia di sektor opposite belum ada yang mengusik.
Erwin Rusni kemudian menambahkan, bahwa ada beberapa pemain senior lain yang masih sangat pantas untuk berada di Timnas Voli Indonesia, seperti Farhan Halim, Doni Haryono, dan Dio Zulfikri. “Masih ada Doni, Farhan, Rivan, Dio juga, sama Malizi,” nilai Erwin Rusni dalam menjawab pertanyaan pemain senior yang masih layak berada di skuad timnas.
Layak dinantikan bagaimana PBVSI menyiapkan skuad timnas untuk berlaga di kejuaraan voli Asia AVC Cup 2026 mendatang.












