Tiga Pemain Borneo FC Absen Lawan PSM, Mantan Timnas Pilih Hengkang

Borneo FC Menghadapi PSM Makassar Tanpa Pemain Inti

Borneo FC akan menghadapi pertandingan penting melawan PSM Makassar di Stadion Segiri, Sabtu (3/1/2026). Namun, tim asal Kalimantan ini harus menghadapi tantangan berat karena tiga pemain intinya dipastikan absen. Rivaldo Maicon dan Baker Elhusaini harus absen akibat cedera, sementara Fajar Faturrahman memilih hengkang sebelum kompetisi berakhir. Kehilangan ketiga pemain tersebut menjadi beban berat bagi Pesut Etam dalam persaingan papan atas Liga 1 Indonesia.

Pemain Inti yang Absen

Rivaldo Maicon, salah satu pemain muda Borneo FC yang mendapat kepercayaan pelatih untuk mengisi slot U-23, harus menepi akibat cedera. Meski musim ini ia tampil cukup konsisten, absensinya menjadi kerugian besar bagi tim. Ia telah bermain selama 10 laga di Super Leagus dengan total durasi 821 menit dan mencatatkan dua assist.

Baker Elhusaini juga tidak bisa turun karena cedera. Ia merupakan pemain vital di lini belakang Borneo FC dan telah tampil dalam 11 pertandingan musim ini. Sementara itu, Fajar Faturrahman memilih meninggalkan klub sebelum kompetisi berakhir, yang membuat posisi lini tengah Borneo FC semakin rentan.

Persaingan Ketat di Papan Atas

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyebut bahwa persaingan di papan atas musim ini sangat ketat. Tim-tim seperti Persib Bandung dan Malut United mulai menunjukkan konsistensi hasil. “Kita tahu Borneo FC sama dengan Persib Bandung (posisinya). Sebenarnya kita di posisi dua karena head to head. Kita menang melawan Persija, kalah lawan Bandung away dan lawan Malut mereka naik papan atas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan, baik melawan tim di papan atas maupun di luar, harus dimaksimalkan untuk meraih poin. “Dan pada saat kita ketemu lawan yang bukan fight di papan atas kita harus curi poin disitu,” tegasnya.

Tantangan dari Trio Serang Borneo FC

PSM Makassar wajib mematikan trio maut Borneo FC jika ingin meraih kemenangan. Trio serang Borneo FC terdiri dari Mariano Peralta, Joel Vinicius, dan Douglas Coutinho. Ketiganya telah menyumbangkan total 18 gol dari 29 gol yang dicetak oleh Borneo FC musim ini.

Mariano Peralta, penyerang sayap asal Argentina, menjadi top skorer Borneo FC dengan sembilan gol. Ia dikenal dengan dribbling cepat dan kemampuan melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Di bawahnya, Joel Vinicius mencatatkan lima gol dengan kemampuan posisi dan fisik yang kuat. Sementara itu, Douglas Coutinho memiliki penyelesaian akhir yang efektif dan fleksibel dalam bermain di posisi penyerang sayap.

Pertahanan PSM Makassar yang Kuat

Lini belakang PSM Makassar dipimpin oleh Yuran Fernandes dan Aloisio Neto Soares. Keduanya tampil solid sejauh ini dengan pembacaan permainan yang baik dan postur tubuh tinggi. Mereka dibantu oleh Victor Luiz dan Syahrul Lasinari yang memiliki stamina tinggi dan taktis dalam menjaga lini belakang.

Statistik menunjukkan bahwa PSM Makassar adalah salah satu tim dengan pertahanan terkuat. Hanya kebobolan 15 gol dari 15 pertandingan, rata-rata satu gol per laga. Hal ini membuat mereka berada di posisi keenam sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit.

Namun, legenda PSM Makassar, Yosef Wijaya, mengkhawatirkan performa lini belakang dalam empat pertandingan terakhir. Ia menduga hal ini terjadi karena proses adaptasi sistem pertahanan dengan pelatih baru, Tomas Trucha, yang lebih progresif dan pressing tinggi. Meski demikian, PSM Makassar tetap diunggulkan untuk menghadapi Borneo FC dalam laga ini.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *