AC Milan Tempat Kedua, Belanja 7 Pemain Rp3 Triliun Hanya Jadi Cadangan

Performa AC Milan yang Mengesankan

AC Milan kini berada di posisi kedua klasemen Liga Italia, yang menunjukkan bahwa performa mereka selama musim ini melebihi ekspektasi. Dengan 25 poin dari 12 pertandingan, tim asuhan Massimiliano Allegri hanya terpaut dua angka dari AS Roma yang memimpin klasemen. Ini membuat nama AC Milan semakin disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar scudetto.

Tim yang dikenal dengan julukan I Rossoneri ini berhasil mengalahkan beberapa klub besar seperti Bologna, Napoli, Roma, dan Inter. Bahkan, mereka mampu menahan imbang Juventus dalam laga yang sangat ketat. Performa yang stabil ini membuktikan bahwa AC Milan sedang dalam bentuk terbaiknya.

Kekurangan di Lini Pemain

Namun, di balik keberhasilan tersebut, ada satu hal yang menjadi perhatian serius bagi para penggemar AC Milan, yaitu hasil belanja pemain di bursa transfer musim panas lalu. Meskipun banyak rekrutan baru yang dihabiskan dana besar, kontribusi mereka belum terlihat secara signifikan.

Mayoritas pemain utama AC Milan saat ini masih berasal dari skuad lama. Hanya dua pemain baru yang berhasil masuk starting XI, yaitu Luka Modric dan Adrien Rabiot. Keduanya bahkan dianggap sebagai rekrutan paling murah karena Modric didatangkan secara gratis setelah kontraknya di Real Madrid habis, sementara Rabiot direkrut dengan harga yang relatif rendah, hanya 9 juta euro.

Rekrutan Mahal yang Tidak Berkontribusi Besar

Sejumlah pemain mahal yang direkrut oleh AC Milan tidak memberikan dampak yang signifikan dalam perjalanan tim. Mereka hanya tampil sebatas kameo dan jarang mendapat kesempatan bermain. Berikut adalah daftar rekrutan mahal yang hingga kini belum memberikan kontribusi yang maksimal:

  • Christopher Nkunku (37 juta euro): Meski merupakan mantan pemain Chelsea, Nkunku belum menunjukkan ketajaman yang diharapkan. Dari kemungkinan maksimal 1.080 menit bermain dalam 12 laga, dia hanya melahap 264 menit dengan cuma 2 kali menjadi starter.
  • Ardon Jashari (36 juta euro): Pemain asal Club Brugge ini mengalami cedera di awal kompetisi. Meskipun kini sudah fit 100%, dia belum mendapatkan kesempatan tampil lagi karena lini tengah Milan sudah cukup solid.
  • Samuele Ricci (23 juta euro): Ricci lebih baik dibandingkan Nkunku karena sudah 5 kali menjadi starter dan mengoleksi 503 menit bermain. Namun, gaya mainnya mirip dengan Modric sehingga sulit menggeser posisi legenda Kroasia itu.
  • Koni De Winter (20 juta euro): Bek asal Belgia ini tidak bisa mengganggu trio Fikayo Tomori-Matteo Gabbia-Strahinja Pavlovic di lini belakang. Dia hanya bermain 345 menit.
  • Pervis Estupinan (17 juta euro): Awalnya menjadi pilihan pertama untuk posisi bek sayap kiri, tetapi performanya buruk dan akhirnya digantikan oleh Davide Bartesaghi.
  • Zachary Athekame (10 juta euro): Pemain asal Prancis ini belum memiliki kontribusi nyata. Dia hanya bermain 7 kali dan cuma sekali menjadi starter.
  • David Odogu (7 juta euro): Bek asal Jerman ini belum dimainkan sama sekali meskipun telah masuk skuad 10 kali. Saat ini, AC Milan mulai mempertimbangkan untuk meminjamkannya pada bursa transfer Januari mendatang.

Kesimpulan

Meskipun AC Milan sedang dalam performa yang mengesankan, hasil belanja pemain di bursa transfer musim panas lalu masih menjadi tantangan besar. Dengan dana besar yang dikeluarkan, para penggemar berharap agar rekrutan-rekrutan ini dapat segera memberikan kontribusi yang signifikan. Untuk saat ini, AC Milan harus terus berjuang dengan komposisi pemain yang ada agar bisa mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *