Nasib Warga Tabudarat Hilir HST Kalsel Pasca Asap Tebal Kebakaran

Nasi Warga Desa Tabudarat Hilir HST Kalsel Pasca Kebakaran

Nasib warga Desa Tabudarat Hilir, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pasca kebakaran yang menyebabkan asap tebal sempat mengalami sesak napas. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (11/2/2026) dini hari sekitar pukul 00.35 Wita, saat kobaran api tiba-tiba melahap permukiman padat penduduk.

Kepanikan menyelimuti warga setelah api cepat membesar dan menghabiskan dua rumah kayu milik Rahmannudin dan Siti Maryam hingga rata dengan tanah. Sementara itu, satu rumah lainnya milik Damayanti mengalami kerusakan ringan akibat jilatan api dari bangunan di sekitarnya.

Pelaksana Tugas BPBD dan Damkar HST, Ahmad Fathoni, melalui Kepala Seksi Kedaruratan Fitriadinor menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat tiga kepala keluarga yang terdampak. Dua rumah rusak total, sedangkan satu lainnya hanya terkena dampak sebagian.

Petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Unsur BPBD dan Damkar HST, TRC BPBD, Tagana, TNI, Polri, BPK/PMK, relawan kebencanaan, hingga warga setempat bahu-membahu memadamkan api dan mengamankan area sekitar.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah upaya intensif,” ujar Fitriadinor. Namun, tidak hanya kerugian materi yang terjadi, tetapi juga satu warga dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal.

“Korban segera dievakuasi ke Puskesmas Pantai Hambawang untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubsi PIDM Humas Polres HST Aiptu M. Husaini menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat kepolisian. “Untuk sumber api dan penyebab pasti kebakaran masih kami dalami,” tegasnya.

Hingga saat ini, aparat terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak kebakaran serta kebutuhan darurat para korban.

7 Pertolongan Pertama untuk Meringankan Sesak Napas

Sesak napas atau dispnea merupakan kondisi tidak nyaman yang membuat udara sulit masuk ke paru-paru. Masalah pada jantung dan paru-paru dapat membahayakan pernapasan Anda. Beberapa orang mengalami sesak napas secara tiba-tiba dalam waktu singkat, sementara ada pula yang mengalami sesak napas dalam jangka panjang, yaitu beberapa minggu atau lebih.

Berikut 7 pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan di rumah untuk meringankan sesak napas:

  1. Melakukan pernapasan bibir mengerucut

    Pernapasan dengan gerakan bibir yang dibentuk mengerucut adalah cara sederhana untuk mengendalikan sesak napas akibat panik, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan hiperventilasi.

    Relaksasikan otot leher dan bahu Anda.

    Tarik napas perlahan melalui hidung selama dua hitungan, kemudian tutup mulut.

    Kerutkan bibir Anda seolah-olah Anda hendak bersiul.

    Buang napas perlahan dan lembut melalui bibir yang mengerucut hingga hitungan keempat.

  2. Melakukan posisi duduk ke depan ditopang meja

    Jika Anda memiliki kursi dan meja yang dapat digunakan, posisi ini akan membuat Anda merasa lebih nyaman untuk mengatur napas.

    Duduk di kursi dengan kaki rata di lantai, menghadap ke meja.

    Condongkan dada Anda sedikit ke depan dan sandarkan tangan Anda di atas meja.

    Sandarkan kepala Anda di lengan bawah atau di atas bantal.

  3. Tidur dalam posisi santai

    Seseorang dengan gangguan tidur (sleep apnea) mengalami sesak napas saat tertidur.

    Cobalah untuk berbaring miring dengan bantal di antara kedua kaki dan kepala ditinggikan dengan bantal.

    Jaga punggung agar tetap lurus.

    Atau berbaring telentang dengan kepala ditinggikan dan lutut ditekuk dengan bantal di bawah lutut.

  4. Melakukan pernapasan diafragma

    Pernapasan diafragma disebut juga dengan pernapasan perut, melibatkan sepenuhnya perut, otot perut, dan diafragma saat bernapas.

    Duduklah di kursi dengan lutut ditekuk dengan bahu, kepala, dan leher rileks.

    Letakkan tangan Anda di perut.

    Tarik napas perlahan melalui hidung, Anda akan merasakan perut Anda bergerak di bawah tangan Anda.

    Saat Anda mengeluarkan napas, kencangkan otot Anda. Anda akan merasakan perut Anda jatuh ke dalam.

    Buang napas melalui mulut dengan bibir mengerucut.

  5. Menghirup uap

    Menghirup uap dapat membantu menjaga saluran hidung seseorang tetap bersih sehingga dapat membantu mereka bernapas lebih mudah.

    Isi mangkuk dengan air yang sangat panas.

    Tambahkan beberapa tetes minyak esensial peppermint atau eucalyptus.

    Posisikan wajah di atas mangkuk dan letakkan handuk di atas kepala.

    Tarik napas dalam-dalam, hirup uapnya.

    Jika air terlalu panas, biarkan agak dingin terlebih dahulu.

  6. Minum kopi hitam

    Minum kopi hitam ternyata dapat membantu meringankan sesak napas karena kafein di dalamnya dapat mengurangi ketegangan pada otot-otot saluran pernapasan seseorang.

    Namun, penting untuk diingat bahwa terlalu banyak minum kopi dapat meningkatkan detak jantung seseorang.

    Perlu memperhatikan asupan kafein saat mencoba pengobatan ini.

  7. Makan jahe segar

    Mengonsumsi jahe segar atau menambahkannya ke dalam air panas sebagai minuman dapat membantu mengurangi sesak napas yang terjadi akibat infeksi saluran pernapasan.


Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *