Gempa Bumi Guncang Sumut di Kedalaman 20 KM pada 18 Februari 2026

Gempa Bumi Mengguncang Sumatera Utara

Pada hari Rabu, 18 Februari 2026, wilayah Sumatera Utara (Sumut) kembali diguncang oleh gempa bumi. Gempa yang terjadi pada pukul 08:41:24 Wita ini memiliki kekuatan sebesar 2,6 Skala Richter (SR). Pusat gempa berada di Nias Utara, dengan kedalaman sekitar 20 kilometer. Lokasi gempa tercatat pada titik 2,05 LU dan 97,11 BT.

Nias Utara adalah sebuah kabupaten yang terletak di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kabupaten ini resmi diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, H. Mardiyanto, pada 29 Oktober 2008 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Nias. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nias Utara, jumlah penduduk kabupaten ini pada tahun 2024 mencapai 153.174 jiwa, dengan kepadatan penduduk sebesar 120 jiwa per kilometer persegi. Ibu kota kabupaten ini berada di Kecamatan Lotu.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan tanpa peringatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan agar dapat melindungi diri sendiri dan orang lain. Berikut beberapa panduan yang dapat diikuti:

1. Ketika Berada di Dalam Rumah

  • Berlindung di bawah meja: Jika Anda sedang berada di dalam rumah, segeralah berlindung di bawah meja atau benda kokoh lainnya. Pastikan untuk memegang kaki meja secara erat.
  • Jika tidak ada meja: Lindungilah kepala Anda dengan bantal, papan, atau benda lain yang bisa melindungi dari benturan.
  • Matikan kompor/tungku: Jika ada api menyala, segeralah memadamkannya. Ini sangat penting untuk mencegah kebakaran akibat gempa.
  • Jangan panik dan keluar dengan tertib: Setelah gempa reda, keluarlah dengan hati-hati. Periksa apakah ada anggota keluarga yang terluka dan segera lakukan pertolongan pertama.

2. Ketika Berada di Luar Rumah

  • Lindungi kepala: Hindari area yang rawan reruntuhan seperti balok semen, genteng, atau kaca jendela.
  • Hindari pohon tinggi dan kabel listrik: Jangan berdiri di bawah pohon atau dekat kabel listrik. Cari tempat terbuka yang aman.

3. Ketika Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar

  • Ikuti petunjuk petugas: Jangan panik dan ikuti instruksi dari petugas atau karyawan.
  • Bila terjadi kebakaran: Bungkuk dan segera cari jalan keluar untuk menghindari asap tebal.

4. Ketika Berada di Bangunan Bertingkat

  • Berlindung di bawah meja: Jangan mendekati jendela atau menggunakan lift.
  • Tetap di lantai yang sama: Jangan naik atau turun selama gempa masih terasa.

5. Ketika Berada di Kereta Api

  • Berpegang pada sesuatu yang aman: Pegang erat pada tiang penyekat atau sandaran kursi untuk mencegah jatuh saat kereta berhenti mendadak.

6. Ketika Berada di Mobil

  • Hentikan kendaraan: Segera parkir di tempat aman dan hindari daerah terlarang seperti jembatan.
  • Jangan berhenti di bawah jembatan: Jika gempa terasa kuat, mobil mungkin sulit dikendalikan.

7. Ketika Berada di Pegunungan atau Laut

  • Waspadai longsoran tanah: Jika berada di pegunungan, segera ke lokasi datar yang aman.
  • Perhatikan bahaya tsunami: Di daerah pantai, waspadai tanda-tanda gelombang pasang. Jika terjadi, segera ke tempat tinggi.

8. Jangan Memasuki Bangunan yang Rusak

  • Reruntuhan masih berbahaya: Jangan masuk ke bangunan yang sudah terkena gempa karena masih ada risiko runtuh.

9. Dengarkan Informasi

  • Ikuti informasi dari radio: Untuk memperoleh update terkini mengenai gempa susulan.
  • Hindari isu tidak jelas: Jangan percaya berita yang tidak jelas sumbernya.

10. Isi Angket

  • Bantu evaluasi kerusakan: Isi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui tingkat kerusakan.

11. Tetap Tenang dan Berdoa

  • Jangan panik dan tetap berdoa: Keamanan dan keselamatan kita semua sangat penting. Tetap tenang dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *