Pengumuman Pergi dari Liverpool
Mohamed Salah akhirnya mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Liverpool pada musim panas 2026. Keputusan ini diungkapkannya melalui akun Instagram pribadinya, @mosalah, pada Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Meskipun kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2027, Salah memilih untuk pergi di tengah situasi yang tidak mudah bersama klub.
Perjalanan Karier yang Mengesankan
Sejak bergabung dengan Liverpool dari AS Roma pada 2017, Salah telah menjadi salah satu pemain terpenting dalam sejarah klub. Ia mencetak total 255 gol dari 455 pertandingan di semua kompetisi, menjadikannya pemain ketiga terbanyak dalam sejarah Liverpool. Selama masa kariernya, ia berhasil meraih dua gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions. Salah juga menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di Liga Champions UEFA pada Maret 2026, membantu The Reds melaju ke babak perempat final.
Ucapan Terima Kasih dan Rasa Haru
Dalam unggahan Instagramnya, Salah menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak di Liverpool yang telah mendukungnya selama bertahun-tahun. “Saya sangat berterima kasih kepada semua orang di klub ini. Dukungan yang saya dapatkan selama bertahun-tahun menjadi bagian terbaik dalam perjalanan karier saya,” tulis Salah. Ia juga mengakui bahwa pergi dari klub yang sudah menjadi rumah kedua baginya bukanlah hal mudah. “Pergi dari tempat yang sudah terasa seperti rumah tentu tidak mudah, tetapi saya akan selalu membawa klub ini di hati saya.”
Respons dari Rekan dan Legenda Klub
Unggahan perpisahan Salah langsung mendapat respons hangat dari rekan setim dan legenda Liverpool. Bek kiri Andy Robertson memberikan pesan emosional, menyebutkan bahwa kebersamaan selama bertahun-tahun luar biasa. “Anda bukan hanya pemain hebat, tetapi juga sosok penting di ruang ganti,” tulis Robertson. Beberapa pemain lain seperti Alexis Mac Allister, Harvey Elliott, Florian Wirtz, dan Ibrahima Konate turut memberikan respons melalui emoji. Mantan pemain seperti Trent Alexander-Arnold, Darwin Nunez, Jordan Henderson, serta legenda Steven Gerrard juga memberikan penghormatan atas kontribusi besar Salah.
Masalah dengan Pelatih Arne Slot
Salah sempat menghadapi periode sulit di bawah pelatih Arne Slot. Ketegangan mulai muncul saat ia tidak dimainkan dalam laga melawan Leeds United pada Desember 2025. Hal ini menjadi kali ketiga Salah dicadangkan secara beruntun, yang memicu kekecewaan dari sang pemain. “Saya merasa situasinya tidak adil. Seolah-olah semua kesalahan diarahkan kepada saya ketika tim tidak mendapatkan hasil yang diinginkan,” ujarnya kepada media. Penurunan perannya di tim membuat Salah merasa posisinya berubah secara drastis dalam waktu singkat.
Masalah Produktivitas
Selain masalah internal, Salah juga sedang mengalami paceklik gol yang cukup panjang pada musim 2025/2026. “Kadang dalam sepak bola ada masa sulit, dan saya sedang melewati fase itu. Saya tetap bekerja keras untuk kembali ke performa terbaik,” katanya dalam wawancara musim ini. Penurunan produktivitas tersebut menjadi tantangan terbesar bagi Salah, semakin menambah tekanan di tengah situasi internal tim yang tidak kondusif.
Kehadiran Gambar
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”












