Kebakaran Mobil Toyota Avanza di Semarang
Sebuah mobil Toyota Avanza tahun 2011 hangus terbakar di Tanjakan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Minggu (5/4/2026) malam. Kejadian ini terjadi di Jalan Prof Dr Hamka, tepatnya di sekitar SPBU Silayur dan Perumahan Pandana Merdeka, Griya Ngaliyan Asri, Bringin, Ngaliyan.
Mobil tersebut sempat mengisi BBM Pertalite sebanyak Rp 200.000 di SPBU Silayur sebelum akhirnya terbakar di dekat SPBU. Kebakaran terjadi dengan cepat dan api melahap seluruh bagian kendaraan hingga menyisakan rangka dan besi. Kobaran api yang besar membuat mobil tidak terselamatkan.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, terdapat dua korban dalam peristiwa tersebut. Keduanya mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan dari tenaga medis yang telah berada di lokasi bersama ambulans. Sejumlah relawan gabungan turut membantu penanganan awal sembari menghubungi pihak terkait.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, sementara pemadam kebakaran memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan. Korban dirujuk ke RS Samsoe Hidayat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Saksi Mata Mengungkapkan Pengalaman
Seorang saksi mata, Mursalim, petugas keamanan di perumahan setempat, mengaku mendengar suara ledakan sebelum api membesar. “Pas saya di sini, kedengeran ledakan, ‘Duer!’. Saya keluar, lihat sudah hampir separuh mobil itu terbakar,” kata Mursalim saat ditemui di lokasi.
Dia menyebutkan, api kali pertama terlihat dari bagian belakang kendaraan, lalu dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh badan mobil. Saat ledakan terjadi, pengemudi dan penumpang langsung keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.
“Begitu bunyi keras itu, mereka langsung buka pintu dan lari keluar. Alhamdulillah masih selamat,” imbuh Mursalim. Dia mengungkapkan, dua orang yang berada di dalam mobil merupakan pasangan suami istri. Keduanya mengalami luka, meski tidak tergolong parah.
“Istrinya lari sempat jatuh ke aspal mungkin karena panik, alis kanan-kiri sempat terbakar, juga celananya. Kalau suaminya yang nyopir hanya sedikit luka di tangan kanan, kena jilatan api,” jelas dia. Dia juga menyebut, sebelum kejadian, mobil tersebut diduga baru saja mengisi bahan bakar di SPBU terdekat.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dan ambulans dikerahkan, sementara para petugasnya menangani kejadian tersebut.
Penjelasan dari Kapolsek Ngaliyan
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard mengatakan, pemilik mobil bernama Jujuk Efendi (45) berangkat dari rumah dalam keadaan mobil normal. Jujuk merupakan warga Kelurahan Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.
“Tidak ada tanda-tanda kerusakan,” kata Aliet, Senin (6/4). Setelah mengisi BBM di SPBU Silayur, korban melanjutkan perjalanan dan menyalakan AC mobil.
“Namun baru beberapa meter dari pintu keluar SPBU, tiba-tiba terdengar suara letupan dari kap mobil dan sesaat kemudian saksi melihat api dari bagian kap mesin,” ungkapnya. Melihat peristiwa tersebut, Jujuk menghentikan mobilnya dan memutuskan keluar bersama seorang penumpang bernama Murni.
“Keluar dari mobil untuk lari menjauh dari mobil,” lanjutnya. Padahal, mobil tersebut baru dibeli oleh korban sekitar satu bulan yang lalu. Korban juga mengungkapkan AC mobil sempat rusak beberapa waktu lalu.
“Namun karena hari ini AC sudah diperbaiki dan tidak ada masalah, berani mengendarai mobil yang terbakar tersebut,” kata Aliet.












