Dua Ledakan Maut Hancurkan Rumah, Lima Pemuda Purworejo Dirawat di Rumah Sakit

Ledakan di Desa Tasikmadu, Purworejo

Pada Jumat (20/3/2026) sore sekitar pukul 15.55 WIB, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh, digemparkan dengan dua kali suara dentuman keras yang berasal dari ledakan rakitan mercon di sebuah rumah warga. Peristiwa ini mengakibatkan lima orang terluka dan memicu kepanikan luar biasa di area persawahan sekitarnya.

Ledakan tersebut menyebabkan beberapa korban mengalami luka-luka. Menurut keterangan keluarga korban, Agus, saat kejadian dia sedang berada di luar rumah untuk mencari ikan. Ia tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Namun, setelah mendapat kabar, ia langsung menjemput keponakannya yang menjadi korban.

“Kalau kejadiannya saya tidak tahu persis, soalnya saya masih di luar cari ikan. Tapi sempat langsung ke sana buat jemput ponakan,” ujar Agus saat ditemui di sekitar lokasi pada Jumat.

Menurut Agus, sebagian besar korban hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis. Beberapa di antaranya bahkan sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.

“Lukanya tidak ada yang serius, kebanyakan luka ringan. Tiga orang sudah boleh pulang semua. Yang satu sebenarnya juga boleh pulang, tapi diminta rawat inap sama orang tuanya, yang satu belum tahu,” katanya.

Para korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Perembun untuk mendapatkan perawatan. Dari total korban yang ada, sebagian besar merupakan warga setempat dan masih memiliki hubungan keluarga. Sementara itu, satu korban lainnya yang diketahui bernama Rizki Pratama dilaporkan mengalami luka lebih serius dan harus mendapatkan penanganan lanjutan.

Namun, pihak keluarga mengaku belum mengetahui secara rinci kondisi terkini dari korban.

Kronologi Kejadian

Ledakan terjadi sekitar pukul 15.55 WIB. Suara ledakan yang cukup keras sempat mengagetkan warga sekitar dan memicu kepanikan. Bahkan, menurut keterangan saksi, ledakan terdengar hingga dua kali dan disertai getaran yang cukup kuat.

Eri (47), seorang warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, mengatakan bahwa ledakan keras dua kali membuat dirinya dan warga sekitar panik.

“Awalnya enggak tahu apa-apa, tiba-tiba ‘dar, dar’ dua kali. Getarannya terasa kuat, jadi kami langsung panik,” ungkap Eri.

Setelah ledakan terjadi, dia mengaku langsung berusaha mencari sumber suara dan melihat adanya korban yang berlarian menyelamatkan diri. Bahkan, beberapa korban disebut sempat berlari ke arah persawahan.

“Saya lihat ada yang lari ke sawah, terus saya balik lagi lihat yang satu, Pratama. Kondisinya luka, jadi langsung kami bawa ke rumah sakit minta tolong tetangga,” ujarnya.

Dalam situasi darurat tersebut, warga melakukan evakuasi secara mandiri dengan menggunakan kendaraan seadanya, seperti sepeda motor dan mobil milik tetangga. Eri menyebut, kepanikan juga diperparah dengan munculnya api dan asap di lokasi kejadian.

“Ada api sama asap, kami langsung berusaha padamkan pakai air sebisanya. Semua serba spontan karena panik,” kata Eri.

Penyelidikan dan Pemeriksaan TKP

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti ledakan. Namun, dugaan sementara mengarah pada aktivitas perakitan mercon di dalam rumah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Dwiyono, membenarkan adanya ledakan yang menghancurkan rumah di Kecamatan Pituruh tersebut. Menurut dia, saat ini pihak Kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Sedang kami data korban maupun penyebab ledakan,” kata AKP Dwiyono.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *