Sosok Pembunuh Dokter Shanti Terungkap, Jenazah Mantan Istri Polisi Ditemukan Membusuk

Penemuan Jenazah Dokter Shanti Hastuti di Rumahnya

Dokter Shanti Hastuti ditemukan tewas di rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Jasad korban dalam kondisi membusuk dan menimbulkan bau menyengat. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, korban diduga menjadi korban pembunuhan dengan tanda-tanda kekerasan.

Korban memiliki luka senjata tajam di bagian pinggang kiri dan mulut disumpal menggunakan kain hitam berupa jilbab. Tangan korban diikat menggunakan kabel listrik ke belakang. Selain itu, beberapa barang milik korban seperti motor, laptop, dan perhiasan hilang setelah kejadian tersebut.

Identitas Terduga Pelaku

Menurut informasi yang beredar, terduga pelaku berinisial D. Orang ini disebut sebagai tetangga dekat dari rumah korban. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, foto terduga pelaku telah viral di media sosial dan grup WhatsApp. Foto tersebut menunjukkan seorang pria dengan tangan diborgol dan didampingi aparat kepolisian.

Sementara itu, mantan suami dokter Shanti Hastuti, AKBP Budi Dharma, mengatakan bahwa petugas kepolisian Polres Gayo Lues, bekerja sama dengan tim Jatatrans Ditreskrimum Polda Aceh, telah berhasil menangkap tersangka. Namun, motif atau modus pembunuhan masih dalam penyelidikan.

Proses Penyelidikan oleh Polisi

Polres Gayo Lues masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Petugas Satreskrim dibantu oleh tim Jatatrans Ditreskrimum Polda Aceh sedang memperdalam kasus tersebut. Saat ini, polisi fokus mencari barang berharga yang hilang dan mengungkap motif pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu M Abidinsyah SH mengatakan bahwa kasus masih dalam proses pengembangan. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan melaporkan informasi terkait kejadian tersebut jika ada.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Penemuan jasad dokter Shanti Hastuti pertama kali dilakukan oleh adik kandungnya, Norman. Norman datang ke rumah korban pada momentum Hari Raya Idul Fitri. Namun, saat tiba, ia tidak menemukan kakaknya. Pintu belakang rumah terbuka sedikit, dan meskipun dipanggil berulang kali, korban tidak merespons.

Norman kemudian masuk ke dalam rumah dan mencari di lantai bawah, namun tidak menemukan korban. Setelah naik ke lantai dua, ia mencium bau menyengat dari kamar yang terkunci dari luar. Setelah membuka kamar, Norman menemukan kakaknya sudah meninggal dunia.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Gayo Lues agar dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Ali Kasim Gayo Lues untuk keperluan visum.

Informasi Tentang Korban

Dokter Shanti Hastuti adalah seorang janda yang tinggal sendiri di rumah mewah peninggalan orang tuanya. Korban juga membuka praktek umum di rumahnya yang berada persis di pinggir Jalan Nasional Blangkejeren-Kutacane. Sebelumnya, korban juga merupakan mantan ibu Bhayangkari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari dokter, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hingga tujuh hari lalu sebelum ditemukan. Kini kondisi jasad korban sudah mulai membusuk, dan ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Pernyataan Polisi

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo melalui Kasat Reskrim, Iptu M Abidinsyah SH, mengatakan bahwa korban diduga menjadi korban tindak pidana pencurian dan kekerasan. Saat ini, kasus masih dalam proses penyelidikan oleh petugas Satreskrim.

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti di TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Bahkan isi kamar korban berantakan dan sejumlah barang berharga milik korban diduga telah hilang, sehingga kini petugas fokus mengungkap pelaku dan motif kejadian dari kasus tersebut.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *