Pengakuan Sudarno tentang Kesholehan Sani Handayani
Sani Handayani, seorang perempuan paruh baya yang kini menjadi selingkuhan Sudarno, disebut-sebut sebagai rekan kerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Ia juga digerebek oleh anak Sudarno, Dila, yang menemukan bahwa keduanya tinggal bersama. Sani Handayani memiliki jabatan cukup mentereng di lingkungan kerjanya dan bukan orang sembarangan.
Sudarno, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, mengungkapkan bahwa ia mengagumi Sani karena kesholehannya. Namun, pengakuan ini terasa kontradiktif dengan tindakan yang dilakukannya. Ia bahkan sempat meminta izin kepada istrinya pada September 2024 untuk menikah lagi. Meski begitu, tanpa sepengetahuan siapa pun, ia justru berhenti pulang ke rumah dan diam-diam tinggal bersama Sani.
Video penggerebekan oleh Dila viral setelah ia mengunggah rekaman dirinya mendatangi ayahnya pada Jumat (5/12/2025) pukul 02.16 WIB. Dalam video tersebut, Dila terlihat mendatangi sebuah rumah dan berbicara dengan nada tenang kepada ayahnya yang tampak kebingungan saat melihat kehadirannya. Ia kemudian menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan ayahnya.
“Kenapa ada orang lain tinggal di rumah? Papi bilang katanya ini rumah buat teteh,” kata Dila sambil kecewa. Ia lalu masuk ke dalam rumah dan menemukan seorang wanita berkerudung abu-abu muda berpadu pink yang tampak berusaha menghindari kamera. Dila langsung menanyai perempuan tersebut dan menganggap sang ayah sudah terpengaruh oleh wanita tersebut.
Dila kemudian meminta bukti pernikahan siri yang diaku-ayakan Sudarno. Namun, ayahnya itu tidak dapat menunjukkan satu pun bukti. Belakangan, identitas perempuan tersebut terungkap. Wanita bernama Sani Handayani, 57 tahun, diketahui berstatus ASN di Kabupaten Bogor dan bekerja sebagai pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan.
Perjalanan Keluarga Sudarno
Sudarno dan Titin Supartini, istri sahnya, menikah sejak tahun 1999 dan dari pernikahan itu mereka dikaruniai tiga orang anak. Namun, perjalanan keluarga ini berubah ketika pada tahun 2018 Titin mulai menderita penyakit yang berdampak pada hubungan suami istri mereka. Saat seharusnya berdiri di sisi istrinya untuk memberi dukungan, Sudarno justru larut dalam keinginan pribadinya.
Pada September 2024, ia bahkan mengaku meminta izin untuk berpoligami. Tetapi karena Titin tidak memberikan restu, Sudarno memilih langkah yang mengejutkan: ia menceraikan istrinya demi memenuhi hasratnya sendiri. Keputusan itu menunjukkan bahwa ia lebih memilih selingkuhannya dibanding mendampingi istrinya yang sedang sakit.
Sudarno membuat surat pernyataan pada 10 Juni 2025, menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apapun dengan Sani Handayani. Ia mengaku hanya kagum pada sosok Sani yang sholehah. “Bahwa antara saya dengan saudari Sani tidak ada hubungan apapun, yang hanya sosok sholehah dan membuat saya kagum,” tulisnya dalam surat tersebut.
Namun, berdasarkan bukti chat mereka, keduanya sudah berhubungan sejak Mei 2024. Bahkan pada chat bulan Mei dan Juni 2024, keduanya mengaku sudah berhubungan badan. Ini bukti chatnya:
- Sudarno : Ini aku jawab dgn jujur ya. Perhatian, kemanjaanmu, suaramu dlm nyanyi, termasuk layanan ranjang (maaf ya) itu semua aku sangat suka. Istriku yg sekarang tdk bisa ini semua
- Dikau juga dewasa dan cerdas berilmu. Termasuk dikau bisa berdandan itu aku suka. Dikau cantik
- Sani : Lain x jgn turuti ktika aq minta… Mungkin saat itu ada syetan yg menggoda aq.. astaghfirullah..
- Sudarno : Aku ngak tega lihat dikau sedih. Aku pengen bahagiain dikau. Pengen lihat dikau bahagia say
- Sani : Tpi bukan dng cara disetubuhi tanpa nikah…
- Sudarno : Iya harus halal
- Sani : Biarlah ini menjadi dosa terbesar kita… Janji yaa cm aq, kmu dan Allah yg tahu peristiwa itu
Reaksi Sani dan Persoalan yang Terjadi
Saat dilabrak oleh anak Sudarno, Dila melalui WhatsApp, Sani pun tidak meminta maaf. Ia malah menantang akan segera menikah dengan Sudarno. “Kmu blom pham dng derita papih mu slma mm mu sakit… seiring waktu nnti kmu akan pham… Dripada sy d hina trus2an sy akan segera menikah dng papih kmu.!!,” tulis Sani ke anak dari istri sah.
Ternyata pada tanggal 10 Juni 2025, Sudarno sempat membuat surat pernyataan kalau dirinya dengan Sani tidak ada hubungan apapun. Ia mengaku sempat meminta izin kepada istrinya pada September 2024 untuk menikah lagi. Poligami itu dia ajukan karena hubungan suami istri mereka selama ini terganggu karena Titin sakit.












