Emak-emak Masuk Area Terlarang di Taman Safari Bogor, Kena Sanksi

Aksi Emak-Emak Nekat Keluar dari Mobil di Taman Safari Bogor Viral

Sebuah video yang menampilkan aksi seorang pengunjung Taman Safari Bogor yang nekat keluar dari mobil di area terlarang viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan seorang wanita, yang diduga merupakan emak-emak, memberi makan jerapah dengan cara yang tidak sesuai aturan.

Dalam video tersebut, terlihat wanita berpakaian hitam dan rok abu-abu mendadak turun dari mobilnya. Ia kemudian mendekati kandang jerapah dan melemparkan sesuatu ke arah hewan tersebut. Aksi ini dilakukan dua kali, membuat pengunjung lain geram karena melanggar aturan yang jelas-jelas diberlakukan.

Pihak Taman Safari Bogor mengingatkan bahwa pengunjung hanya diperbolehkan memberi makan hewan dari dalam mobil. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pengunjung maupun satwa. Di dekat kandang jerapah, terdapat pengumuman yang menyatakan larangan keluar dari mobil. Namun, hal ini diabaikan oleh pengunjung yang nekat tersebut.

Video tersebut berasal dari akun vivisvtr, yang mengaku mendapatkan rekaman tersebut dari temannya yang berkunjung ke Taman Safari beberapa waktu lalu. Akun tersebut menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan pengunjung yang dianggap membahayakan diri sendiri dan melanggar aturan.

Tanggapan Pihak Taman Safari

Meskipun pihak Taman Safari Bogor belum memberikan respons resmi terkait insiden ini, sebelumnya pernah terjadi kejadian serupa pada bulan Februari 2025. Saat itu, satu keluarga kepergok keluar dari mobil di area terlarang. Setelah kejadian tersebut, pihak Taman Safari memutuskan untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku, yaitu dengan memblacklist keluarga tersebut agar tidak bisa kembali ke Taman Safari.

Senior VP Marketing TSI, Alexander Zulkarnain, menjelaskan bahwa Taman Safari Indonesia adalah lembaga konservasi in-situ yang berkomitmen pada perlindungan satwa sesuai peraturan pemerintah. Menurutnya, pengunjung yang melanggar aturan akan dilarang kembali ke Taman Safari karena plat nomor mobil mereka sudah diketahui.

Alex juga meminta pengunjung untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pengunjung harus berada di dalam kendaraannya masing-masing dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, pihak Taman Safari akan terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada pengunjung agar kejadian serupa tidak terulang.

Keamanan dan Kesejahteraan Satwa Prioritas Utama

Alex menegaskan bahwa tindakan pengunjung yang keluar dari mobil di area terlarang sangat berbahaya dan melanggar peraturan Taman Safari Indonesia. Jika pengunjung ingin berinteraksi lebih dekat dengan satwa, maka dapat mengunjungi area Baby Zoo. Di area tersebut, pengunjung bebas melakukan interaksi dengan aman di bawah pengawasan tim perawat hewan.

Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama bagi Taman Safari Indonesia. Oleh karena itu, pihak Taman Safari akan terus memastikan bahwa semua pengunjung mematuhi aturan yang telah ditetapkan.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *