Makassar — Menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GAPEMBI Sulawesi Selatan, organisasi pengusaha yang bergerak di sektor penyediaan makanan bergizi ini menggelar silaturahmi mitra dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) se-Kota Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi internal sekaligus penguatan koordinasi eksternal dengan pemerintah.
Silaturahmi yang digelar di Hotel Swiss-Bel Panakukang Makassar tersebut dihadiri oleh puluhan mitra dapur MBG dari berbagai wilayah. Hadir pula jajaran KPPG Kota Makassar sebagai instansi yang memiliki peran strategis dalam pengawasan dan pelaksanaan program.
Ketua Panitia kegiatan, Aktur Ryan Pratama, mengatakan bahwa konsolidasi mitra dapur menjadi kebutuhan mendesak seiring semakin luasnya cakupan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, tanpa koordinasi yang solid, program nasional ini berpotensi menghadapi berbagai kendala teknis di lapangan.
“Silaturahmi ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah, memperkuat komunikasi, dan membangun kepercayaan antar mitra dapur serta dengan pihak pemerintah,” jelasnya.
Kepala KPPG Kota Makassar, Ibu Handayani, dalam sambutannya menekankan pentingnya standar operasional dalam pengelolaan dapur MBG. Ia menyampaikan bahwa kualitas makanan, kebersihan, dan ketepatan distribusi harus menjadi perhatian utama seluruh mitra.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta. Topik yang dibahas meliputi mekanisme distribusi, sistem pelaporan, hingga solusi atas kendala operasional yang sering dihadapi mitra dapur MBG.
Ketua DPW GAPEMBI Sulsel terpilih, Nurdin Beta, menyampaikan bahwa GAPEMBI hadir untuk menjembatani kepentingan pengusaha dan pemerintah. Ia menegaskan bahwa organisasi akan mendorong terciptanya sistem kerja yang profesional dan transparan.
Melalui kegiatan ini, GAPEMBI Sulsel berharap seluruh mitra dapur MBG di Makassar dapat bergerak dalam satu visi yang sama, yakni menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis demi peningkatan kualitas gizi masyarakat.












