Pemulihan BBM dan Komunikasi di Aceh Terus Dilakukan
Pemerintah Aceh kembali menegaskan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut berada dalam kondisi aman. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, dalam konferensi pers yang digelar di lobi utama Kantor Gubernur Aceh.
Jubir menekankan bahwa keterlambatan distribusi BBM bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan karena kendala logistik akibat putusnya jalur darat menuju Medan. Untuk mengatasi hal ini, pihak terkait sedang melakukan alih distribusi melalui jalur laut. Dengan demikian, stok BBM dipastikan akan kembali tersedia dalam waktu dekat.
-
Jubir juga menyebutkan bahwa distribusi kebutuhan pokok lainnya seperti bantuan bagi warga terdampak telah dialihkan melalui jalur laut. Pemerintah memastikan bahwa penyaluran bantuan tetap dilakukan secara terkoordinasi antara BNPB, TNI-Polri, dan Pemerintah Aceh. Tujuannya adalah agar bantuan tepat sasaran dan dapat segera sampai ke masyarakat yang membutuhkan.
-
Selain itu, pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak juga terus dipercepat. Kepala Diskominsa Aceh, Edi Yandra, melaporkan bahwa hampir seluruh wilayah telah mengalami perbaikan jaringan. Namun, Aceh Tamiang dan beberapa titik pedalaman masih dalam proses pemulihan. Untuk membantu pemulihan, puluhan perangkat Starlink telah dikirimkan ke kabupaten/kota terdampak, termasuk enam unit tambahan yang dikirimkan khusus ke Aceh Tamiang.
-
Masyarakat diimbau untuk bijak dalam menerima informasi dan menghindari penyebaran hoaks. Pihak Komdigi juga mengajak masyarakat untuk merujuk pada kanal resmi pemerintah dan melaporkan informasi palsu melalui kanal pengaduan resmi.
Penjelasan Mengenai Anggaran BTT
Terkait isu minimnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) pada anggaran 2025, Jubir menjelaskan bahwa saat status darurat ditetapkan, pemerintah dapat langsung menggerakkan dana cadangan. Bahkan, anggaran lain bisa direalokasikan demi penanganan bencana. Dengan demikian, penggunaan anggaran pada situasi darurat tidak sepenuhnya bergantung pada BTT.
-
Selain itu, Ketua Hiswana Migas, Nahrawi Noerdin, memastikan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman di depo. Kendala yang terjadi disebabkan oleh perubahan rantai pasok akibat putusnya jalan. Suplai BBM yang sebelumnya dilakukan dari Lhokseumawe ke Bireuen hingga Pidie Jaya kini dialihkan dari Krueng Raya.
-
Ia juga menjelaskan bahwa keterbatasan mobil tangki membuat proses distribusi sedikit melambat. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan saling menunjukkan empati.
-
Lebih lanjut, Nahrawi menyampaikan bahwa pihaknya berharap pemulihan listrik oleh PLN dapat memprioritaskan SPBU agar distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Selain itu, pengiriman tambahan LPG melalui jalur laut dari Batam menuju Lhokseumawe dan Banda Aceh juga sedang dilakukan.
Perlu Waspada terhadap Berita Provokatif
Terkait dengan banyaknya informasi simpang siur yang beredar, Jubir Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, turut mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan berita provokatif yang dapat memperburuk situasi. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan memperkuat kebersamaan.
- Pemerintah menegaskan bahwa seluruh pihak kini sedang bekerja semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat yang terdampak serta memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat sasaran.












