Fahril Akui Pembunuhan Jimmy Mamahit ASN Manado Karena Kecewa Uang Imbalan Rp 200 Ribu

Motif Pembunuhan yang Membuat Heboh di Manado

Kasus pembunuhan yang terjadi di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) telah menjadi perhatian masyarakat setempat. Korban, Jimmy Mamahit (38), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Manado, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di rumahnya di Perumahan Pandu Lestari, Lingkungan 3, Kecamatan Bunaken, pada Sabtu (13/12/2025) sekitar pukul 12.05 WITA. Kejadian ini memicu rasa duka mendalam bagi rekan kerja dan kerabat korban.

Fakta-fakta Terkait Kasus Ini

Berdasarkan pengakuan pelaku, Fahril (17 tahun), yang ditangkap oleh Tim Delta Polresta Manado, motif pembunuhan tersebut diduga karena sakit hati terhadap korban. Pelaku mengaku bahwa korban meminta bantuan untuk mencat rumahnya dengan imbalan Rp 500 ribu. Namun, yang diberikan hanya Rp 200 ribu, sehingga menimbulkan ketidakpuasan.

Selain itu, Fahril juga menggunakan penumbuk kayu cabai untuk memukul korban beberapa kali. Dari hasil penyelidikan awal, tim juga menemukan pisau dapur yang digunakan untuk menikam tubuh korban. Meski luka tidak dalam, kemungkinan besar korban meninggal akibat pukulan berulang menggunakan penumbuk cabai.

Penangkapan Pelaku

Pelaku berhasil ditangkap hanya dalam waktu 24 jam setelah kejadian. Ia diringkus oleh anggota Tim Delta Polresta Manado di rumah pacarnya di Desa Molompar Minahasa Tenggara. Fahril, yang merupakan warga Bailang Manado, kini sedang menjalani proses hukum di Polresta Manado.

Menurut Kapolresta Manado melalui Kasat Reskrim Kompol Muhammad Isral, SIK, MH, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus ini. “Motif pelaku masih dalam penyelidikan, namun yang pasti kasus ini menjadi atensi kami,” ujarnya.

Kronologi Penemuan Mayat

Penemuan mayat korban berawal dari kecurigaan adik korban yang merasa khawatir karena Jimmy Mamahit tidak memberikan kabar sejak hari Jumat (12/12/2025). Saat mendatangi rumah korban, adik tersebut menemukan Jimmy sudah tidak bernyawa. Kondisi mayat korban berlumuran darah, bahkan darah berserakan di lantai ruang tamu.

Dari olah TKP awal, Tim Delta Resmob Polresta Manado menemukan bahwa handphone dan sepeda motor milik korban telah hilang. Hal ini menjadi indikasi bahwa ada tindakan pencurian sebelum pembunuhan terjadi.

Proses Penyelidikan

Hasil penyelidikan termasuk keterangan dari warga sekitar dan teman-teman korban, menyebutkan bahwa korban sering didatangi orang-orang yang tidak dikenal. Beberapa saksi mengatakan melihat terduga pelaku berada di dalam rumah bersama korban pada hari Sabtu (6/12/2025).

Selain itu, CCTV menunjukkan bahwa pada hari Jumat (12/12/2025) pukul 02.43 WITA, seseorang mengendarai sepeda motor yang dicurigai milik korban. Ciri-ciri pengendara menyerupai terduga pelaku dan mengenakan hoodie yang sama.

Reaksi Tetangga

Penangkapan Fahril membuat kaget para tetangga. Mereka mengaku tidak menyangka bahwa sosok pendiam yang sering bergaul di kompleks bisa melakukan tindakan kekerasan. Salah satu tetangga mengungkapkan, “Kami sangat kaget tiba-tiba dapat informasi Fahril ditangkap polisi karena melakukan pembunuhan.”

Menurut sumber, Fahril tinggal bersama kedua orang tuanya dan saat ini tidak bersekolah. Ada adiknya yang memiliki tiga orang. Meskipun begitu, sumber berharap Fahril bisa melewati ujian ini dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Peran Media dan Masyarakat

Polresta Manado meminta masyarakat agar mempercayakan penanganan perkara tersebut pada pihak kepolisian. Mereka mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan secara resmi sesuai prosedur.




Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *