Kebakaran rumah akibat mobil listrik, satu keluarga dan ART tewas di Jakarta Utara

Kebakaran Maut di Jakarta Utara, Keluarga dan ART Tewas dalam Pelukan

Kebakaran maut terjadi di Jalan Lindung, Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (18/12/2025) malam. Kejadian ini menewaskan satu keluarga dan satu asisten rumah tangga (ART). Seluruh korban ditemukan dalam kondisi saling berpelukan di dalam satu kamar di lantai dua rumah.

Kebakaran dimulai saat pemilik rumah sedang mengecas mobil listrik di halaman rumah. Saat proses pengecasan, percikan api terjadi dan mengenai minyak thinner serta cat yang digunakan untuk pembuatan aksesoris vas bunga. Api kemudian membesar dan melahap seluruh isi rumah, termasuk mobil yang diduga menjadi sumber kebakaran.

Awal Kebakaran dan Proses Pemadaman

Kebakaran pertama kali diketahui dari laporan warga sekitar yang melihat percikan api di bagian depan rumah. Dalam waktu singkat, api merambat dan menyebabkan ledakan besar. Warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran pada pukul 20.13 WIB.

Sebanyak 110 petugas pemadam kebakaran dan 22 unit mobil pemadam diterjunkan untuk mengatasi si jago merah. Pemadaman awal dimulai pukul 20.20 WIB dan berhasil dilokalisasi pada pukul 21.05 WIB. Namun, proses pendinginan berlangsung hingga pukul 22.05 WIB dan selesai pada Jumat pukul 08.08 WIB.

Proses pendinginan sempat terhambat karena lokasi yang sempit dan adanya bahan berbahaya. Petugas juga menghadapi tantangan besar akibat tebalnya asap dan api yang meluas.

Teriakan Mintai Tolong dan Upaya Penyelamatan

Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sempat mendengar teriakan minta tolong dari seorang perempuan yang terjebak di dalam rumah. Upaya penyelamatan dilakukan dengan membongkar teralis menggunakan linggis, tetapi kondisi api dan asap yang sangat tebal membuat evakuasi tidak dapat dilakukan.

“Api sudah terlanjur besar dan asap sangat tebal. Bahkan satu petugas Damkar sempat pingsan saat proses penyelamatan, namun sudah ditangani dan kondisinya pulih,” ujar salah satu petugas.

Identitas Korban

Menurut Ketua RT setempat, Sumardi, para korban terjebak saat kebakaran terjadi. “Saya dengar informasi dari warga ada terjebak sekitar lima orang. Ada istrinya, lalu ada orangtuanya, lalu ada anaknya yang laki-laki, cucunya, dan satu lagi susternya,” ujarnya.

Berikut daftar lima korban tewas:

  • Bunhui (56 tahun, Perempuan)
  • Tiong A Moi (70 tahun, Laki-laki)
  • Natilia (24 tahun, Perempuan)
  • Gisel (7 tahun, Perempuan)
  • Baby sitter (Perempuan)

Seluruh jenazah korban baru ditemukan pada Jumat (19/12/2025) pagi, di dalam satu kamar di lantai dua rumah dalam kondisi saling berpelukan. Tim identifikasi kepolisian baru dapat memasuki tempat kejadian perkara (TKP) setelah proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran dinyatakan selesai.

Proses Identifikasi dan Evakuasi

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya menjelaskan, tim identifikasi kepolisian datang pada pukul 03.00 WIB, tetapi pendinginan terus berlanjut. Pada pukul 07.00 WIB, tim identifikasi mendapatkan laporan dari Damkar bahwa lokasi telah dingin dan bisa dimasuki.

“Kelimanya dalam kondisi agak berdekatan dan ada seperti saling berpelukan satu dengan yang lain,” jelas Agus.

Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses autopsi dan identifikasi. Kebakaran tersebut menghanguskan empat rumah di Jalan Lopis, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *