Balita Tertembak di Belawan Sudah Dioperasi, Wali Kota Rico Hubungi Ibu Korban

Perhatian Khusus Wali Kota Medan terhadap Balita Korban Peluru Nyasar

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap Asmi Anggraini, balita berusia 4 tahun yang menjadi korban peluru nyasar di kepala. Kejadian ini terjadi saat tawuran antar massa terjadi di Jalan Medan-Belawan, Senin malam (5/1/2026). Saat itu, Romanda Siregar dan anaknya sedang dalam perjalanan menggunakan becak motor untuk menjemput suaminya.

Saat melintasi depan Kantor Pos Belawan, kendaraan mereka terhenti akibat bentrok antarkelompok. Tanpa peringatan, sebuah proyektil melesat dan menembus mata kanan Asmi yang duduk di dalam becak. Panik, Romanda langsung memeluk anaknya dan berusaha mencari pertolongan. Namun, upaya membawa Asmi ke RS Prima Husada Cipta Medan terhambat karena jalan ditutup. Klinik terdekat juga menolak menangani karena kasus tersebut berada di bagian mata.

Setelah beberapa jam, Asmi akhirnya dirawat di RSUD Pirngadi Medan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa peluru bersarang di tempurung kanan dan nyaris menembus otak. Hingga kini, proyektil tersebut belum dapat diangkat karena keterbatasan dokter spesialis. Di sisi ranjang rumah sakit, Romanda tak kuasa menahan air mata. Selain mengkhawatirkan keselamatan anaknya, ia juga diliputi kecemasan soal biaya pengobatan.

Bantuan dari Wali Kota Medan

Rico Waas segera merespons kejadian ini dengan cepat. Ia langsung menemui ibu dan korban yang dirawat di RS USU. Ia meminta jajaran dan pihak medis menangani korban demi kesembuhan. “Saya sudah jenguk langsung pas di RS USU semalam. Nanti saya akan cek kembali untuk perawatan lebih lanjut, apakah dirujuk ke RS Adam Malik agar ditangani,” ujarnya untuk menenangkan pihak keluarga.

Selain itu, Rico juga memberikan jaminan biaya operasi dan perobatan yang tidak sanggup dipenuhi oleh pihak keluarga. “Saya sampaikan kepada keluarga dan ibunya supaya tidak perlu khawatir masalah biaya. Saya yang jamin untuk biaya. Kita berharap dan fokus saja si anak bisa lekas pulih,” kata Rico Waas.

Komunikasi Langsung dengan Korban

Pada Jumat (9/1/2026), Rico Waas menelepon langsung korban, menyapa dan menanyakan keadaan Asmi Anggraini. Dalam telepon, terlihat Asmi masih dengan gulungan perban di kepalanya, yang baru dioperasi pengangkat proyektil. Rico juga berjanji akan mengajak Asmi bermain bersama saat sudah sembuh.

“Nanti main sama bapak ya. Besar nanti jadi dokter ya. Jadi anak pintar ya,” kata Rico Waas. Ibu korban, Romanda Siregar, menyampaikan rasa haru dan terima kasih. Baginya, bantuan dan jaminan biaya dari Rico Waas menjadi perantara kehadiran Tuhan untuk kesembuhan buah hati kesayangannya.

“Bapak terima kasih banyak, bapak sudah bantu biaya rumah sakit, sehingga anak saya bisa segera dioperasi,” ujar Romanda Siregar usai anaknya dioperasi bedah di Rumah Sakit Adam Malik.

Tindakan Lanjutan

Rico Waas juga meminta dinas terkait serta pihak rumah sakit untuk menangani kasus ini secara serius dan maksimal. “Yang terpenting anak ini sudah dirawat, diberikan layanan medis yang baik, dan jadi perhatian saya. Gak usah pikirkan lagi biaya,” tambahnya.

Dengan bantuan yang diberikan, Romanda dan keluarga berharap Asmi segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Mereka juga berharap ada bantuan lebih lanjut dari pihak terkait agar proses pengobatan dapat berjalan lancar.




Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *