Dukung Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun Hingga 2025

Peran Bank Mandiri dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan



Bank Mandiri terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank dengan kode saham BMRI ini secara aktif memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM menjadi pilar utama perekonomian nasional, dan Bank Mandiri telah menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan sektor ini.

Dalam rangka mendorong kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan ekonomi nasional, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 40,99 triliun kepada 355.658 pelaku UMKM di seluruh Indonesia pada tahun 2025. Dari sisi kualitas, portofolio KUR tetap terjaga di level optimal, dengan tingkat kredit bermasalah dibawah 1 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri tidak hanya fokus pada jumlah penyaluran, tetapi juga pada kualitas layanan yang diberikan.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa penyaluran KUR ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat. Ia menjelaskan bahwa dukungan KUR bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan. Dengan akses modal yang lebih luas, Bank Mandiri ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing.

Pembiayaan KUR juga sejalan dengan fokus pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan. Sepanjang 2025, penyaluran KUR didominasi oleh sektor produksi sebesar 61,54 persen atau senilai Rp 25,13 triliun. Secara detail, sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional menyerap pembiayaan sebesar Rp 12,75 triliun atau setara 31,23 persen dari total penyaluran. Selanjutnya, sektor jasa produksi mencatatkan sebesar Rp 8,76 triliun atau 21,45 persen, sektor industri pengolahan Rp 3,03 triliun atau 7,43 persen, serta sektor perikanan sebesar Rp 562 miliar atau 1,38 persen.

Bank Mandiri berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendorong pergerakan perekonomian nasional, khususnya pada sektor produksi. Untuk menjaga kualitas penyaluran KUR, bank menerapkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem yang terintegrasi dengan nasabah turunan wholesale, khususnya pada sektor-sektor produksi unggulan di berbagai daerah. Strategi closed-loop memastikan sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai yang dioptimalkan guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Selain itu, Bank Mandiri konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM. Program ini juga dilengkapi dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.

Akselerasi Dukungan Pemerintah di Tahun 2026

Ke depan, Bank Mandiri siap mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi penyaluran KUR pada tahun 2026. Komitmen ini dilakukan melalui penguatan strategi pembiayaan berbasis ekosistem, lewat sinergi antar Mandiri Group yang terintegrasi. Riduan menilai bahwa program yang diorkestrasi oleh pemerintah ini diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan.

Dengan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan penguatan sektor riil, Bank Mandiri diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing, memperkuat fundamental usaha, serta tumbuh secara berkelanjutan sebagai bank nasional yang unggul. Kolaborasi yang erat dengan pemerintah serta dukungan ekosistem yang terdigitalisasi akan memastikan penyaluran KUR dapat dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

UMKM yang tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan nasional. Dengan langkah-langkah yang diambil, Bank Mandiri menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *