Profil Layvin Kurzawa, Eks Pemain PSG dan Fulham yang Kini Dinego oleh Persib Bandung
Layvin Kurzawa, mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan Fulham, kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Kabar mengenai kemungkinan kepindahannya ke Persib Bandung ramai dibicarakan melalui akun-akun Instagram seputar sepak bola, termasuk akun @suksesbola dan @futboll.indonesia.
Kabar ini menyebutkan bahwa bek kiri asal Prancis tersebut saat ini sedang menjalin komunikasi dengan Persib Bandung terkait kemungkinan transfer pada paruh musim. Meski belum ada konfirmasi resmi, isu ini semakin kuat setelah beberapa akun sepak bola ternama memberikan informasi terkini.
Saat ini, Layvin Kurzawa masih aktif bermain di Liga Portugal bersama Boavista. Ia memiliki pengalaman panjang dari level tertinggi sepak bola Eropa. Jika transfer ini terwujud, kehadirannya tentu bisa menjadi tambahan kualitas besar bagi lini pertahanan Persib Bandung.
Peluang Transfer yang Terbuka
Peluang untuk mendatangkan Layvin Kurzawa sangat terbuka karena Persib Bandung bisa memperolehnya dengan skema bebas transfer. Hal ini dikarenakan sang pemain telah berstatus tanpa klub sejak 1 Juli 2025. Artinya, bek berusia 33 tahun yang pernah membela Fulham di Liga Inggris itu bisa didapatkan oleh Persib Bandung tanpa harus membayar biaya transfer.
Tinggal menunggu bagaimana kedua pihak menyelesaikan negosiasi kontrak tersebut. Update terbaru menyebutkan bahwa petinggi Persib Bandung memberikan tanggapan terkait isu Layvin Kurzawa yang akan gabung Persib. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermatabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, tampaknya memberikan sinyal positif bahwa klub akan mendatangkan pemain tersebut.
Ia tidak menyangkal bahwa Persib Bandung memang memiliki ketertarikan untuk mendatangkan bek berlabel Timnas Prancis itu. Adhitia juga memuji keunggulan Layvin Kurzawa yang mampu bermain di berbagai posisi. “Kurzawa kayaknya bisa main di tiga posisi LB (left back), LM (Left Midfielder), dan LCB (Left Center Back),” ujarnya.
Mengenal Layvin Kurzawa
Dikutip dari Transfermarkt, Layvin Marc Kurzawa lahir pada 4 September 1992 di Fréjus, Prancis. Ia merupakan pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai bek kiri dan saat ini berstatus tanpa klub.
Karier sepak bolanya dimulai dari akademi muda Stade Raphaëlois dan Aix-en-Provence sebelum bergabung dengan Monaco pada 2007. Layvin Kurzawa membuat debut profesional dengan Monaco pada September 2010, dan membantu klub kembali ke Liga 1 sebagai juara Liga 2 pada 2013.
Pada musim 2013-2014, pemain dengan tinggi badan 1,82 m ini menjadi pemain inti dengan 28 penampilan dan 5 gol, membawa Monaco finis sebagai runner-up Liga 1. Pada 2015, ia ditransfer ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan nilai, di mana ia meraih 16 trofi domestik termasuk 5 gelar Liga 1.
Pada 2022-2023, Layvin Kurzawa bermain secara pinjaman untuk Fulham, dan pada awal 2025 bergabung dengan Boavista sebelum kembali tanpa klub.
Di kancah internasional, Layvin Kurzawa membela berbagai tim muda Prancis dan membuat debut untuk timnas senior pada November 2014. Ia bermain sebanyak 13-14 laga dan mencetak 1 gol, serta terlibat dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Euro 2020. Ia juga mencatat rekor sebagai satu-satunya bek yang mencetak hat-trick di Liga Champions UEFA.
Profil Layvin Kurzawa
Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil Layvin Kurzawa:
- Nama di negara asal: Layvin Marc Kurzawa
- Tanggal lahir/Umur: 4 Sep 1992 (33)
- Tempat kelahiran: Frejus, Prancis
- Tinggi: 1,82 m
- Kewarganegaraan: Prancis – Guadeloupe
- Posisi: Bek Kiri
- Kaki dominan: kiri
- Agen pemain: Wasserman
- Klub Saat Ini: Tanpa klub
- Bergabung: 1 Jul 2025
- Kontrak berakhir: –
- Harga Pasar: Rp 13,04 miliar
Statistik Berdasarkan Klub
- Paris Saint-Germain: 154 pertandingan, 14 gol, 23 assist, 25 kartu kuning, 1 kartu merah, 11.144 menit bermain.
- AS Monaco: 97 pertandingan, 9 gol, 9 assist, 7 kartu kuning, 7.798 menit bermain.
- AS Monaco U21: 19 pertandingan, 4 gol, 0 assist, 2 kartu kuning, 1.540 menit bermain.
- Fulham FC: 6 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 2 kartu kuning, 392 menit bermain.
- Botavista FC: 4 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 2 kartu kuning, 170 menit bermain.












