Sosok Korban Kecelakaan Maut di Bolaang Mongondow
Seorang ibu muda bernama Tirsa Andini Mokolintad (28) menjadi korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut). Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat 30 Januari 2026 malam, tepatnya di Jalan Trans AKD (Amurang-Kotamobagu-Doloduo), wilayah Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
Jalan Trans AKD merupakan jalur penting di Sulut yang menghubungkan Manado dan Amurang menuju Kotamobagu, Dumoga, dan Bolmong Selatan (Bolsel). Tirsa Mokolintad adalah warga Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kotamobagu, Sulut. Ia meninggal setelah ditabrak mobil yang dikendarai oleh seorang anggota polisi bernama Rivaldo Tumbelaka.
Ucapan Duka dari Warga dan Pengguna Media Sosial
Setelah kejadian tersebut, banyak warga dan pengguna media sosial memberikan ucapan duka atas kematian Tirsa Andini Mokolintad. Akun bernama Metha Kandoli menyampaikan belasungkawa mendalam dan mengenang korban sebagai sosok yang suka bercanda. “Innalillahi waa innailiihi rojiun Kak Tirsa. Ke Pia Gia suka bercanda kalau bertemu, kasihan,” ucapnya sedih.
Nia Akab juga menyampaikan duka dengan mengucapkan al fatihah untuk Tirsa Mokolintad. “Al fatihah buat Thirsa Mokolintad, semoga Husnul Khotimah sayangku,” kata dia. Akun Cyim Piri mengunggah video di rumah duka dan menyampaikan rasa duka mendalam. “Rumah Duka Kopandakan 1 Almarhumah Ibu Tirsa Mokolintad (mama dira). Kecelakaan semalam semoga Almarhumah husnul khotimah,” ucapnya.
Nindy Mokoagow juga menyampaikan dukacita dan mengenang Tirsa sebagai sosok yang baik. “Thirsa Mokolintad, kita berdua berteman dari anak-anak tidak pernah ada salah. Semoga segala amal baikmu diterima di sisi Allah SWT. Surga tempatmu orang baik,” ucapnya sedih. Akun Yati Modeong Tegela juga mengucapkan duka mendalam buat korban Tirsa Andini Mokolintad. “Innalilahi wainnailaihi rojiun Tirsa Mokolintad (mama Dira) kematian tidak pernah kita tahu kapan datangnya, dan sebaik-baik nasihat adalah kematian. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” katanya.
Kronologi Kecelakaan
Korban yang mengendarai motor Honda Revo DB 5653 KC tewas usai ditabrak mobil Honda Brio DB 1095 RT. Pengendara mobil Honda Brio ini diketahui merupakan seorang anggota polisi bernama Rivaldo Tumbelaka yang bertugas di Polres Bolmong. Menurut keterangan saksi, korban berkendara dari arah Dumoga menuju Kotamobagu, sedangkan pelaku datang dari arah Kotamobagu menuju ke Dumoga.
Usai tabrakan, tubuh korban terlempar ke dalam semak-semak yang ada di jalan Trans AKD. Bahkan, korban sempat dicari oleh beberapa warga karena terpental cukup jauh. Salah satu saksi bernama Darma Rivai mengatakan bahwa mobil dari pelaku sempat mendahului kendaraannya sebelum menabrak korban. “Pelaku ini melambung mobil kami, kemudian menabrak korban dari arah berlawanan,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa setelah korban dibawa ke rumah sakit, para warga kemudian memeriksa mobil pelaku. “Di dalamnya ada senjata, seragam polisi, dan satu dus bir,” ucapnya. “Makanya kami menduga pelaku ini dalam keadaan mabuk,” tutur saksi.
Penanganan oleh Pihak Berwajib
Kasat Lantas Polres Kotamobagu Iptu Luster Simanjuntak membenarkan bahwa pengendara mobil adalah polisi. “Iya, anggota Polres Bolmong,” tegasnya. “Sekarang pelaku kami tahan di kantor dan sedang diproses,” tandas dia.
Kapolsek Sangtombolang, Kabupaten Bolmong, Sulut, Ipda Wahyu Ismail memastikan bahwa pengendara mobil dalam kecelakaan maut di Jalan Trans AKD, Kecamatan Lolayan adalah anggotanya. Jalur ini merupakan bagian krusial dari jaringan Jalan Raya Trans-Sulawesi yang menghubungkan wilayah Minahasa Selatan, Bolmong hingga Gorontalo Utara.
Jarak Manado Ibu Kota Provinsi Sulut ke Jalan AKD Kotamobagu ini 4 jam 10 menit menggunakan kendaraan via Jalan Trans Sulawesi dan Jalan Amurang – Kotamobagu. Sementara jarak antara lokasi kejadian dan Polres Bolmong sekitar 55 km atau 1 jam 15 menit perjalanan menggunakan roda 4.
Kecelakaan yang terjadi di Jalan AKD Trans Sulawesi itu melibatkan sebuah kendaraan roda empat dan sepeda motor, dan menyebabkan pengendara roda dua meninggal. Korban yang meninggal adalah seorang ibu muda bernama Tirsa Andini Mokolintad (28). Ipda Wahyu Ismail membenarkan bahwa anggotanya merupakan pengendara mobil Honda Brio dalam insiden tersebut.
“Iya benar itu anggota saya,” singkat Kapolsek Sangtombolang Ipda Wahyu Ismail saat dihubungi Tribun Manado Sabtu (31/1/2026). Meski begitu, Kapolsek Sangtombolang masih mencari lebih detail soal proses yang sedang dijalani oleh anggotanya ini. “Saya pastikan dulu sama Kanit laka lantas Kotamobagu sudah seperti apa penanganannya, yang pasti semua berjalan sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.
10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara
Untuk menghindari kecelakaan di jalan raya, berikut 10 cara yang bisa dilakukan:
- Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
- Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
- Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
- Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
- Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
- Antisipasi blindspot pada kendaraan.
- Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
- Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
- Jangan lawan arus.
- Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.












