Proses Hukum Terhadap Kasus Pembunuhan Jerro Mamonto Masih Berlangsung
Proses hukum terhadap kasus pembunuhan terhadap Jerro Mamonto (29), seorang pelaut yang tinggal di Kelurahan Singkil Satu, masih berjalan. Peristiwa ini terjadi di Kampung Pancurang, Kelurahan Singkil Satu, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 02.30 Wita.
Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto mengatakan bahwa terduga pelaku, Mario, saat ini sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Manado setelah mengalami luka tusuk akibat peristiwa tersebut. Ia baru saja selesai menjalani operasi dan masih dirawat bersama saksi bernama Edwin, yang juga menjadi korban dalam peristiwa itu.
Penjelasan dari Kasat Reskrim
Elwin menegaskan bahwa anggota Resmob Polresta Manado tetap berjaga di rumah sakit untuk memastikan kondisi Mario stabil. “Sampai saat ini terduga pelaku masih di rumah sakit Prof Kandou Manado,” ujar Elwin saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (31/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa jika kondisi Mario membaik, pihak kepolisian akan memindahkan Mario ke RS Bhayangkara Manado. “Kalau sudah mulai membaik kita akan bantarkan ke RS Bhayangkara sampai kondisi Mario membaik baru kita bawa ke Polresta,” tambahnya.
Menurut Elwin, Edwin sebagai saksi juga sedang dalam proses pemulihan. “Jika saksi sudah membaik, kita akan minta keterangannya,” jelasnya.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula ketika Mario bersama teman-temannya menghadiri sebuah acara pesta pernikahan di Kelurahan Singkil Satu. Saat itu, Mario sedang duduk di sekitar lokasi acara sambil berpesta miras bersama teman-temannya.
Tidak lama kemudian, Kevin, seorang lelaki yang sedang dalam pengaruh alkohol, datang dan bergabung dengan Mario. Kevin tersinggung dengan tatapan mata dari seorang teman Mario, sehingga terjadi cek-cok antara Kevin dan teman Mario.
“Kevin yang saat itu memang sudah membawa pisau langsung menusukkan pisaunya ke dada lelaki Edwin, tikaman tersebut tepat mengenai dada kirinya,” jelas Elwin.
Melihat hal tersebut, Mario langsung berdiri dan berusaha melerai, namun ia juga diserang oleh Kevin dan mendapat luka tikaman di rusuk sebelah kirinya.
Tindakan Mario Setelahnya
Setelah tidak terima atas perbuatan Kevin, Mario kembali ke rumahnya dan mengambil sebilah pisau dapur. Ia kembali ke lokasi perkelahian awal, namun Kevin sudah tidak terlihat.
Mario bertanya ke beberapa orang di lokasi tentang keberadaan Kevin. Tiba-tiba, korban Fikhy Jerro Mamonto datang dan langsung memukul Mario dengan tangan terkepal ke arah wajahnya, tepat mengenai hidungnya hingga mengeluarkan darah.
Akibatnya, Mario membalas perlakuan korban dengan menikamnya beberapa kali hingga korban roboh. Keluarga dan rekan-rekan korban langsung membawa korban ke RS Pancaran Kasih, begitu juga dengan Mario yang pergi ke RS Pancaran Kasih untuk mengobati luka.
Pengembangan Kasus
Beberapa waktu kemudian, petugas menerima informasi bahwa korban telah meninggal dunia. “Petugas langsung mengamankan lelaki Mario yang sedang menjalani perawatan di RSUP Prof Kandouw Malalayang,” kata Elwin.
Ia menambahkan bahwa ada dua laporan yang masuk di Polresta Manado dalam satu peristiwa. “Kita akan proses nanti akan minta keterangan saksi-saksi,” pungkasnya.












