Berita Terpopuler Jawa Timur: Pelajar Hilang Ditemukan di Sumur Tua dan Penganiayaan di SPBU
Adi Saputra, Pelajar Ponorogo yang Hilang Ditemukan di Sumur Tua
Seorang pelajar bernama Adi Saputra (14 tahun) asal Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan tewas di dalam sumur tua sedalam sekitar 40 meter. Kejadian ini terjadi setelah Adi dilaporkan hilang sejak Jumat (7/2/2026), usai pulang dari sekolah. Proses pencarian berlangsung dengan tradisi lokal yang disebut “Buk Buk Teng”, yang akhirnya menjadi viral di media sosial.
Adi ditemukan di dekat rumahnya, sekitar 100 meter dari lokasi tinggalnya. Awalnya, warga menggelar tradisi pencarian tersebut untuk mencari keberadaannya. Di tengah proses pencarian, bau menyengat dari dalam sumur menjadi petunjuk bahwa sesuatu yang tidak biasa terjadi di sana.
“Kami mendapatkan laporan awal bahwa ada mayat ditemukan di dalam sumur di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Kami ke lokasi,” ujar Ipda John Anderson Batara Aryasena, anggota Polres Ponorogo.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi membutuhkan bantuan dari Basarnas Trenggalek karena kedalaman sumur yang cukup dalam.
Menurut kronologi yang diungkapkan oleh Ipda John, warga sempat mencium bau menyengat dari dalam sumur. Salah satu warga mencoba melihat menggunakan senter dan menemukan Adi dalam posisi mengapung. Setelah itu, korban langsung dievakuasi.
Proses pencarian ini juga viral di media sosial. Akun Instagram @infoponorogo membagikan video yang menunjukkan warga melakukan pencarian dengan membawa kentongan dan alat lainnya. Video berdurasi 51 detik tersebut menampilkan suara “Balik le. Ng ndi kowe (balik le, kamu dimana)” yang disampaikan oleh warga saat mencari Adi.
Dari informasi resmi, Adi terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Jumat pukul 11.00 WIB setelah pulang sekolah. Ia sempat berganti pakaian menjadi kaos olahraga SMPN 1 Jambon dan celana panjang biru dongker sebelum pergi tanpa pamit dan tanpa alas kaki.
Oknum Staf Kecamatan Diduga Pukul Pegawai SPBU
Selain kasus Adi Saputra, sebuah insiden penganiayaan juga terjadi di Tuban, Jawa Timur. Seorang oknum staf kecamatan diduga melakukan pemukulan terhadap empat pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Cokrokusumo, Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan.
Insiden ini terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.24 WIB. Terduga pelaku, yang berinisial J, datang ke SPBU untuk mengisi BBM jenis Pertamax. Namun, karena tidak sabar mengantri, ia langsung melakukan pemukulan terhadap salah satu pegawai.
“Diduga karena tidak sabar mengantri, terlapor kemudian melakukan pemukulan terhadap korban VPF,” ujar AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam, Kasat Reskrim Polres Tuban.
Beberapa saksi coba melerai, namun terduga pelaku justru semakin agresif. Empat orang menjadi korban dalam kejadian ini, termasuk dua saksi yang mencoba melerai. Semua korban telah menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum.
Kasus ini kini telah dilimpahkan dari Polsek ke Polres Tuban. Perkara ini akan ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Seluruh barang bukti akan disita dan proses hukum akan dilakukan sesuai SOP yang berlaku.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.












