Dwintha Anggary, Cucu Mpok Nori yang Penurut dan Penyayang, Tewas Dianiaya Mantan Suami Siri

Perjalanan Hidup Dwintha Anggary, Sosok yang Penuh Kasih Sayang

Dwintha Anggary dikenal sebagai sosok yang lembut, penurut, dan penuh kasih sayang terhadap keluarga, khususnya anak-anak di sekitarnya. Sebagai cucu dari seniman legendaris Mpok Nori, ia tumbuh dalam lingkungan yang hangat dan penuh nilai kekeluargaan. Namun, di balik sifatnya yang tenang dan ramah, tersembunyi kisah pilu yang kini mengguncang publik.

Korban ditemukan tewas di kontrakannya, dan kasus ini kini ditangani oleh aparat kepolisian. Kejadian ini mengejutkan keluarga, kerabat, hingga masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok baik hati. Duka mendalam pun menyelimuti orang-orang terdekat yang tidak menyangka akhir hidupnya begitu tragis.

Kehidupan Rumah Tangga yang Penuh Tekanan

Dwintha Anggary, yang akrab disapa Anggi, memiliki hubungan pernikahan dengan FD (49), mantan suami sirinya. Meski sudah berpisah, FD diduga masih memantau gerak-gerik korban. Menurut kakak kandung korban, Dian Puspitasari (40), adiknya telah ditalak oleh FD pada awal Februari 2026, yang kemudian membuat Anggi memutuskan untuk tinggal sendiri di rumah kontrakan.

Pelaku bahkan menyewa tempat tinggal di sekitar kontrakan korban untuk memantau gerak-geriknya. Dian mengungkapkan bahwa adiknya merasa dikekang dan dilarang berkomunikasi dengan orang lain oleh pelaku yang memiliki sifat sangat cemburuan. Setelah Anggi mulai aktif bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), interaksi dengan orang luar meningkat, yang justru memicu kecemburuan pelaku.

Perubahan Sikap dan Interaksi Terakhir

Interaksi terakhir keluarga dengan Anggi terjadi pada Kamis malam melalui pesan singkat sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah itu, komunikasi terputus karena kesibukan masing-masing menjelang Lebaran. Dian bahkan sempat berpapasan dengan Anggi saat hendak ke pasar pada hari Kamis, namun ia baru menyadari belakangan bahwa saat itu pelaku ternyata sedang membuntuti korban dari belakang.

Tragedi ini akhirnya terungkap pada Sabtu (21/3/2026) dini hari saat ibu dan adik korban berniat membangunkannya. Karena pintu terkunci rapat dan tidak ada respons, sang adik memanjat jendela yang terbuka dan menemukan Anggi sudah meninggal dunia.

Penemuan Jenazah dan Proses Otopsi

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, mengonfirmasi kondisi di lokasi. “Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” jelasnya. Kini, jenazah cucu Mpok Nori tersebut telah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon setelah sebelumnya menjalani otopsi di RS Polri Kramat Jati.

Pihak keluarga menyatakan akan mengikuti prosedur kepolisian dan berharap pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya. Di sisi lain, Dian juga menyayangkan beredarnya foto kondisi jenazah adiknya di media sosial yang dinilai sangat menyakiti perasaan keluarga besar yang sedang berduka.

Kenangan tentang Dwintha Anggary

Di mata keluarga, Dewhinta Anggary (37) atau yang akrab disapa Anggi, merupakan sosok yang sangat baik, penurut, dan murah senyum. Dian mengenang bahwa korban itu baik banget, penurut, dan suka mengalah. Soalnya kadang kalau kita omelin atau sindir-sindir, dia cuma nyengir saja, murah senyum orangnya.

Selain sifatnya yang kalem, Anggi juga dikenal sangat menyayangi anak-anak, terutama keponakan di lingkungan keluarganya. Namun, di balik sifat cerianya, kehidupan rumah tangga Anggi bersama mantan suami sirinya, FD (49), menyimpan tekanan. Kini, kenangan tentang Dwintha sebagai pribadi penyayang terus hidup di hati keluarga yang ditinggalkan.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *